Angkasa Pura 2

Catatan Supply Chain Indonesia: Sislognas Belum Efektif & Tol Laut Masih Parsial

Dermaga LitbangJumat, 1 Januari 2016
IMG_20160101_083346

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Implementasi Sistem Logistik Nasional (Sislognas) yang diamanatkan Perpres No. 26/2012 tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional, belum efektif yang dapat dilihat dari tingkat pencapaian rendah target Sislognas tahap I tahun 2011-2015.

Penilaian itu disodorkan Supply Chain Indonesia (SCI) dalam rilis yang diterima BeritaTrans.com dan tabloid BeritaTrans, Jumat (1/1/2015).

Rilis itu bertajuk Catatan Akhir Sektor Logistik Indonesia Tahun 2015 dan Rekomendasi Pengembangan Tahun 2016, yang ditandtangani Ketua SCI Setijadi.

Implementasi Sislognas terkendala terutama oleh tingkatan hukum Sislognas dalam bentuk Perpres sehingga kurang efektif dan tidak adanya lembaga permanen dalam perbaikan dan pengembangan sektor logistik.

 Konsep Tol Laut, dinilai SCI masih belum dapat menjadi acuan dan diimplementasikan secara terstruktur. Sejumlah program dari beberapa pihak seperti kementerian dan perusahaan BUMN maupun swasta terkait masih bersifat parsial.

Pembangunan infrastruktur belum berdampak terhadap peningkatan keseimbangan penggunaan moda transportasi dalam pengangkutan barang yang masih didominasi oleh transportasi jalan.

Dalam pengelolaan beberapa infrastruktur logistik, masih terjadi sejumlah permasalahan, misalnya dalam penetapan prosedur operasional dan tarif yang berpotensi meningkatkan inefisiensi logistik. (awe).