Angkasa Pura 2

Pakar: Pelanggaran Lalu Lintas di Jalan Raya Makin Meningkat

KoridorSenin, 4 Januari 2016
motor tak berhelm

JAKARTA (BeritaTrans.com) – pelanggaran lalu olibtas di jalan raya meningkat. Salah satunya saat musim mudik dan balik liburan Natal dan Tahun Baru 2016 kemarin. Implikasinya, banyak terjadi kecelakaan. Paling tidak memicu kemacetan lalu lintas, karena tidfak tertibnya pengguna jalan terutama di ruas jalan pantai utara (pantura) Jawa.

Demikan disampaikan pakar transportasi dan Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno, ST, MT kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Senin (4/1/2016).

Penyebabnya, lanjut dia, pertama terlalu mudah dan murah mendapatkan sepeda motor. Akibatnya, pertumbuhan dan populasi pemilik dan pengguna sepeda motor naik drastis. “Implikasinya memicu kepadatan dan kemacetan di jalan raya,” kata Djoko.

Kedua, kata dia, akibat pelayanan transportasi umum kian memburuk. Walau banyak kota/kabupaten/provinsi menerima Wahana tata Nugraha (WTN). Tapi, makin banyak pula angkutan umum yang kolaps bertambah pula yang jumlahnya,” sebut Djoko.

Ketiga, menurut Djoko, penegakan hukum di jalan raya masih lemah. “Banyak pengguna jalan ugal-ugalan, atau landeraan umum yang berhenti dan menunggu penumpang sembarangan.

“Semua itu berdampak pada terjadinya antrean dan kemacetan di jalan raya. Selain itu juga membuat makin buruknya pelayanan angkutan umum ke masyarakat,” kilah Ketua MTI Jawa Tengah itu.

Akibatnya, tambah Djoko, makin banyak kendaraan pribadi di jalan terutama sepeda motor. Dampak ikutannya, makin sulit mengatur ketertiban di jalan raya.

“Kecelakaan lalu lintas juga tidak kunjung menurun, yang terjadi justru hanya naik turun,” terang Djoko.(helmi)

loading...