Angkasa Pura 2

Ini Syarat Kapal Lepas Pantai Asing Boleh Beroperasi di Indonesia

DermagaSelasa, 12 Januari 2016
Kapal Offshore

JAKARTA (beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempersilahkan kapal asing untuk kegiatan lepas pantai (offshore) beroperasi di Indonesia. Meskipun demikian, Kememhub tetap mengutamakan azas cabotage yaitu mengutamakan kapal-kapal dalam negeri untuk angkutan penumpang dan barang di tanah air.

Izin penggunaan kapal asing tersebut diberikan oleh Menteri Perhubungan setelah memenuhi persyaratan sebagai berikut:

1. Rencana kerja yang dilengkapi dengan jadwal dan wilayah kerja kegiatan yang ditandai dengan koordinat geografis;

2. Memiliki charter party antara perusahaan angkutan laut nasional dengan pemilik kapal asing dan kontrak kerja dan/atau Letter of Intent (Lol) dari pemberi kerja;

3. Copy Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut (SIUPAL) yang telah dilegalisir;

4. Copy sertifikat tanda kebangsaan/pendaftaran kapal;

5. Copy sertifikat keselamatan dan keamanan kapal;

6. Copy sertifikat pencegahan pencemaran kapal;

7. Copy sertifikat klasifikasi kapal; copy daftar/sijil awak kapal;

8. Copy sertifikat manajemen keselamatan.

9. Telah melakukan minimum 1 kali upaya pengadaan kapal offshore berbendera Indonesia yang dibuktikan dengan pengumuman lelang atau bukti lelang dan selanjutnya dilakukan evaluasi oleh Tim yang hasilnya dituangkan dalam Berita Acara.

10. Khusus untuk kondisi darurat dan mendesak, bukti pelelangan tidak diperlukan dalam permohonan izin penggunaan kapal asing. Kondisi darurat tersebut antara lain terjadinya kecelakaan atau kejadian yang mengganggu keselamatan pelayaran. (aliy)