Angkasa Pura 2

Fasilitas Ditambah, Klinik Pratama ATKP Surabaya Layani Masyarakat Umum

SDMKamis, 21 Januari 2016
Tommy klinik buka2

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo, SH, M,Si menegaskan, Klinik Pratama ATKP Surabaya telah dibangun dan dilengkapi dengan fasilitas dan pelayanan medik yang lebih baik.
Fasilitas kesehatan di kampus ATKP Surabaya ini sekaligus untuk melengkapi fasiltas dan pelayanan ke masyarakat setelah kampus personel penerbangan ini menjadi Badan Layanan Umum (BLU) mulai awal tahun 2016.

“Klinik Pratama ini tengah mengurus perizinan Dinas Kesehatan Jawa Timur, ke depan bisa melayani pasien dari masyarakat umum,” kata Tommy menjawab BeritaTrans.com di Kampus ATKP Surabaya, Rabu (20/1/2016).

Selama ini, Klinik ATKP Surabaya hanya melayani taruna dan civitas academika ATKP Surabaya. Klinik tersebut juga berada di kompleks ATKP di kawasan Jemur, Kota Pahlawan itu.

Menurut Tommy, jika Klinik Pratama ATKP Surabaya melayani masyarakat umum, diharapkan kampus ini bisa ikut membantu dan melayani kebutuhan masyarakat khususnya di sekitar kampus.

“Jika masyarakat bisa berobat di Klinik Pratama ATKP Surabaya, diharapkan masyarakat Surabaya bisa ikut peduli dan ikut memiliki Kampus ATKP Surabaya. Ke depan, pengembangan dan program diklat yang digelar di kampus personel penerbangan itu akan lebih baik lagi,” kata Tommy usai meninjau fasilitas klinik bersama Direktur ATKP Surabaya Ir. Setiyo, MM dan Kepala Klinik Pratama ATKP Surabaya dr. Ayu itu.

Setelah menjadi BLU, menurut Tommy, Kampus ATKP Surabaya harus mandiri secara keuangan bahkan bisa setor ke kas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Sebagai instansi resmi negara, BLU tidak diperkenankan membebani keuangan negara, karena dinilai mampu menghasilkan pendapatan sendiri.

“Setiap kampus yang sudah menjadi BLU harus mandiri secara keuangan dan ikut menyumbang ke kas penerimaan negara. Oleh karena itu, Kampus ATKP Surabaya ini harus lebih kreatif dan bisa menciptakan sumber-sumber penerimaan baru yang sah menurut UU,” papar Tommy.

Tommy klinik1

Layani Pasien Umum

Direktur ATKP Surabaya Ir. Setiyo,MM menyebutkan, Klinik Pratama ATKP Surabaya dibangun dengan fasilitas lebih lengkap dan representatif. Gedung klinik baru, lengkap dengan ruang praktek, ruang obat, ruang dokter dan kepala klinik. Selain itu, klinik ini mempunyai fasilitas rawat inap untuk maksimal 15 orang.

“Dengan fasilitas dan SDM yang ada, Klinik Pratama ATKP Surabaya bisa merawat dan melayani kebutuhan taruna dan staf ATKP. Selain itu juga bisa melayani warga masyarakat umum meski dalam jumlah yang belum terlalu signifikan,” tandas Setiyo.

Ke depan, tambah dia, ATKP Surabaya akan lebih baik dan lengkap dalam melayani pemangku kepentingan terutama taruna. “Klinik itu juga melayani pasien dari masyarakat khususnya di sekitar Kampus ATKP Surabaya,” tegas Setiyo.(helmi)