Angkasa Pura 2

Batam Aero Teknik Jalin Kerja Sama Bidang SDM Dengan STPI dan ATKP Surabaya

Kokpit SDMRabu, 27 Januari 2016
ATKP-Batam

JAKARTA (BeritaTrans.com) _ Manajemen PT Batam Aero Teknik, anak perusahaan Lion Air Grup- menjalin kerja sama di bidang sumber daya manusia (SDM) dengan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) dan Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya.

“Batam Aero Teknik akan menyerap lulusan STPI dan ATKP khususnya dari program studi (Prodi) Teknik Pesawat Udara (TPU). Mereka akan direkrut untuk mengisi formasi di perusahaan perawatan pesawat milik Lion Air Grup itu,” kara Presdir PT Batam Aero Teknik, Ramdani, ST, MT kepada BeritaTrans.com di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, sebelumnya satu kelas prodik TPU dari STPI Curug langsung direkrut Batam Aero Teknik begitu mereka lulus dan diwisuda. Mereka akan langsung dipekerjakan di perusahaan yang diproyeksikan bisa langsung menangani peratwan pesawat terbang, khususnya dari maskapai Lion Air Grup.

Kerja sama serupa, menurut Ramdani juga dilakukan dengan ATKP Surabaya. “Saat ini, ada beberapa karyawan Batam Aero Teknik yang mendapat beasiswa untuk sekolah lagi di ATKP Surabaya. Mereka kebanyakan mengambil prodi TPU,” jelas Ramdani.

“Program beasiswa itu akan terus dilanjutkan, sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan di perusahaan. Yang pasti, Batam Aero Teknik membutuhkan banyak SDM unggul di bidang penerbangan,” kilah dia.

Batam-STPI

Prodi Harus Link And Match

Sebelumnya, Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si menambahkan, sebanyak 23 taruna non diploma ATKP Surabaya dari prodi TPU juga akan langsung di rekrut Batam Aero Teknik. “jadi, mereka tak perlu pusing mencari kerja, karena setelah lulus akan langsung direkrut Batam Aero Teknik,” kata Tommy.

Program kerja sama bidang SDM seperti yang dilajukan ATKP Surabaya dan STPI Curug itu perlu terus ditingkatkan. Bila mungkin, sekolah-sekolah lain di lingkungan BPSDM Perhubungan bisa meniru dan mengadopsi langkah-langkah dua sekolah penerbangan itu.

“Semua prodi sekolah di abwah BPSDM Perhubungan harus link and match. Jadi, tugas kita ke depan akan merekrut, mendidik dan menempatkan sesuai bidang tugas yang ada di pasaran. Semua itu bisa terjadi karena semua prodi yang ada sesuai dan sejalan dengan kebutuhan SDM di pasaran. Jadi, subsidi Negara untuk mereka tak sia-sia karena tak ada yang menganggur,” tandas Tommy.

Menurut Ramdani yang juga alumni STPI Curug itu, kebutuhan SDM unggul di bidang teknik atau perawatan pesawat terbang di Tanah Air dan dunia makin tinggi. “Sejalan dengan bertambahan pesawat terbang yang beroperasi di Indoensia, maka kebutuhan jasa perawatan pesawat terbang juga tinggi. Itulah yang hendak digarap oleh Batam Aero Teknik ke depan,” papar Ramdani.

Saat dini, ada ratusan pesawat terbang di bawah Lion Air Grup. Mereka itu praktis membutuhkan perawatan mulai A Check, B Check sampai overhoul. “Implikasinya, kebutuhan STD unggul di bidang teknik perawatan dan perbaikan pesawat terjang juga bertambah. Dan mereka itu harus professional di bidangnya, sehingga kerja mereka diakui dunia,” sebut Ramdani.

“Peluang dan kebutuhan SDM di sector penerbangan memang tinggi. Tapi ingat, hanya SDM uang benar-benar unggul dan professional yang dibutuhkan sekaligus akan memenangkan persaingan,” tegas Ramdani.(helmi)