Angkasa Pura 2

Aptrindo Minta Batas Usia Kendaraan dan Persyaratan Kartu Ijin Usaha Ditinjau Ulang

DermagaKamis, 28 Januari 2016

JAKARTA(beritatrans.com)-Ketua
Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan mengatakan pengusaha kendaraan angkutan barang (truk) di wilayah DKI Jakarta sekarang ini tengah menghadapi kesulitan operasi .

Pasalnya, selain usia kendaraan dibatasi hanya 10 tahun sesuai Perda DKI No5 /2014, persyaratan untuk mendapatkan Kartu Izin Usaha (KIU) juga sangat berat, antara lain harus memiliki pool sendiri sesuai dengan jumlah kendaraan dan harus dilengkapi UU Gangguan.

Padahal selama ini banyak pengusaha hanya sewa lahan untuk Pool kendaraan. Akibatnya saat ini sejumlah kendaraan mulai ditangkap petugas dan dikandangkan di Tanah Merdeka, Jakarta Utara. “Tapi anehnya bagi kendaraan memakai stiker tertentu bisa lolos dari penertiban,” ujar Tarigan.

Tarigan didampingi Ketua DPD Aptrindo DKI Mustadjab Susilo Basuki mengatakan pihaknya minta Gubernur DKI supaya meninjau ulang batas usia kendaraan dan persyaratan untuk mendapatkan KIU.

9000 UNIT TRUK TERANCAM

Mustadjab mengatakan kalau batas usia kendaraan angkutan barang dipaksakan hanya 10 tahun sesuai Perda No 5 /2014, sekitar 9.000-an kendaraan truk/trailer pengangkut barang dan peti kemas anggota DPD Aptrindo DKI Jakarta terancam tidak bisa operasi. Ini akan mengganggu kelancaran distribusi logistik dan pada akhirnya mengganggu perekonomian nasionnal.

Menurut dia, jumlah perusahaan angkutan barang yang terdaftar sebagai anggota Aptrindo DKI sebanyak 725 perusahaan dengan jumlah armada 16.528 unit. Dari jumlah tersebut, armada yang berusia kurang dari 10 tahun sebanyak 7.073 unit (42,8%) dan yang berusia diatas 10 tahun mencapai 9.455 unit atau 57,2%.

Mustadjab mengatakan dalam Perda DKI No 5 Tahun 2014 pasal 51 ayat (1e) disebutkan bahwa masa pakai mobil barang paling lama 10 tahun. Selain itu perusahaan angkutan umum juga wajib berbadan hukum Indonesia sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita berharap dalam Peraturan Gubernur (Pergub) nanti sebagai turunan Perda , batas usia angkutan barang minimal 15 atau 20 tahun, ‘ kata Mustadjab (wilam)