Angkasa Pura 2

Budi Karya: Pembangunan Terminal 3 Bandara Soetta Sudah Selesai 94 Persen

BandaraKamis, 28 Januari 2016
Budi Karya -Djoko

TANGERANG (BeritaTrans.com) — Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) akan punya wajah baru. Pembangunan Terminal 3 “Ultimate” tahap pertama akan rampung dan segera dioperasikan pada akhir Mei 2016. Pembangunan terminal yang mampu menampung 25 juta penumpang per tahun tersebut

“Hingga hari ini, pengerjaan pembangunannya sudah mencapai 94 persen,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II Budi Karya Sumadi di Tangerang, Rabu (27/1/2016).

Bersama Direktur Operasional AP II Djoko Murdjatmojo, Budi mengantarkan beberapa wartawan dari media lain untuk melihat bagian dalam Terminal 3 “Ultimate”.

Untuk menuju terminal baru itu, AP II sudah menyediakan jalan layang (flyover) yang berada di sekitar bundaran jalan bandara. Meski jalannya sudah rampung, AP II belum membukanya untuk umum.

Sesampainya di Terminal 3 “Ultimate”, kesan modern langsung menyeruak. Kaca biru besar dan tiang-tiang putih yang menjulang tinggi menambah kesan kekokohan bangunan tersebut. Sebagai penyambung antara jalan layang dan terminal, 5 jembatan tersedia dengan ukuran cukup lebar. Jembatan tersebut akan langsung tersambung ke area dalam terminal bandara.

Saat memasuki area dalam, terminal tersebut tampak sangat luas. Saat ditanyakan kepada Direktur Operasional AP II Djoko Mirdjatmojo, panjang bangunan terminal mencapai 1,2 kilometer. “Untuk tempat check in saja sekitar 800 meter,” kata Djoko.

Saat ini, Terminal 3 “Ultimate” belum sepenuhnya rampung. Area check in belum selesai. Beberapa bagian lantai dan atap terlihat belum dipasang. Debu-debu proyek pun masih menempel di kaca-kaca besar bagian dalam terminal.

Menurut Budi, saat ini, pengerjaan bagian dalam terminal tinggal finishing. Nantinya, interior Terminal 3 “Ultimate” akan ditata menggunakan konsep art and culture. Berbagai hasil karya dari seniman-seniman Indonesia pun akan dipajang untuk mempercantik bagian interior.

AP II juga akan menyediakan tempat khusus untuk area komersial. Dengan begitu, para pengguna jasa angkutan udara diharapkan bisa merasa nyaman berada di terminal bandara yang dibangun dengan dana Rp 6 triliun tersebut.

“Kami upayakan, dengan adanya Terminal 3 ‘Ultimate’ ini, (kami) bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ucap dia.(hel/komp)