Angkasa Pura 2

Kantor Syahbandar Tanjung Priok Pelopori Pengurusan Buku Pelaut Secara Online

DermagaKamis, 28 Januari 2016
IMG-20160115-WA0013

JAKARTA (BeritaTrans.com) – ‘Revolusi’ pelayanan digelar Kantor Syahbandar Utama Tanjung Priok. Instansi Kementerian Perhubungan itu memelopori pelayanan buku pelaut online. Proyek ini menjadi program percontohan yang pertama kali dilakukan di Tanah Air.

“Pelaut yang akan mengurus cukup mengisi aplikasi secara online. Bisa di rumah atau di kantor atau di manapun. Bisa di komputer PC, laptop, netbook atau smartphone. Asal ada fasilitas internetnya. Lalu datang ke kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok untuk foto dan sudah jadi bukunya,” kata Kepala Syahbandar Pelabuhan Utama Tanjung Priok Capt. Sahattua P.Simatupang, MM, MH, kepada BeritaTrans.com dan Tabloid Beritatran di Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Dikatakan, kini semua fasilitas dan peralatan termasuk perangkat keras dan lunak sudah tiba di Kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok. Fasilitas layanan online terintegrasi dengan database di Kementerian Perhubungan.

Untuk layanan tersebut, akan disiapkan ruangan khusus di lantai dasar Kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok, sehingga mudah dijangkau dan memudahkan para pengguna jasa khususnya pelaut untuk mengurus adminitrasi terkait Buku Pelaut.

Sejalan dengan kebutuhan pelayanan yang cepat, praktis dan akurat, menurut Sahattua, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus berinovasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pengguna jasa.

“Dengan pelayanan Buku Pelaut secara online maka pelaut tak harus antre dan menunggu lama, karena semua data bisa dikirim melalui jasa layanan internet. Setelah semua beres, dan mendapatkan konfirmasi dari pihak Kantor Syahbandar Pelabuhan untuk foto diri,” jelas Sahattua.

Dengan layanan secara online tersebut, papar dia, proses pengurusan Buku Pelaut jauh lebih cepat, tidak antre dan bisa diakses darimana pun.

“Selama ada akses internet, orang bisa mengurus buku pelaut. Jadi, mengurus Buku Pelaut akan sama mudah dan cepatnya dengan mengurus Paspor,” terang pelaut alumni STIP Jakarta itu.

Mantan Atase Perhubungan RI di London, Inggris itu menambahkan, perkembangan iptek harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membantu tugas-tugas manusia termasuk aparatur Kementerian Perhubungan dengan par pelaut.

“Kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok bertekad memberikan pelayanan yang terbaik, transparan dan akuntabel,” urai Sahattua.

Dia menambahkan, pelayanan kepada pengguna jasa termasuk pelaut harus lebih baik. “Tapi data akurat, dan tetap fokus pada keselamatan dan keamanan pelayaran,” tegas Sahattua.(helmi/aliy)

  • aghni irfan

    kapan layanan ini akan dilaksanakan?

  • Herry Susanto

    Pak saya mau bikin buku pelaut tapi ko susah nomer BST saya ko ga bisa di pakai padahal online dan sudah di revalidasi

  • Helga Safaringga

    pak saya sudah daftar online buku pelaut, tapi belum ada balasan konfirmasi yang masuk ke email saya.
    tolong di bantu pak atas keluhan saya.
    terimakasih

  • Fajar miyanto

    Buku Pelaut

  • Fajar miyanto

    Assalamualaikum,
    Pak sy ingin mengurus buku Pelaut sebab buku Pelaut saya yg lama hilang, sy minta tolong pak urus kembali buku Pelaut saya

  • Rangga Utama

    assalamualaikum warohmatullahi wa barokatuh
    mf bapak atau ibu,saya mw tanya knp kode billing saya gak kunjung datang setelah 2 minggu saya ambil foto..

  • Pandy Pundy

    salam hormat

    untuk pembuatan buku pelaut baru apakah pelayanannya buka setiap hari, dan jam operasionalnya dari dan hingga kapan??

    terimakasih

  • martinjuniardi siahaan

    Pak saya Mau Tanya 3 minggu yg Lalu bulan Oktober kemarin saya Udh Ngurus Buku Pelaut Saya yg Hilang dan Saya Juga telah Melengkapi Persyaratannya Kendalanya Kenapa Kode Bilingnya Sangat Lama Keluar Padahal Saya Di Suruh Datang Tggl 1 bulan November Ke Syahbandar Tapi Masih Juga Belum Keluar Sampai Saat Ini, Alasan Yg Mreka Bilang Sekarang Sedang Bermasalah Di Pusat.
    Saya Mau Tnya Apakah Itu ada Hubungannya Dngan Pengambilan Kode Bilang ia dan Apakah Memang BenarĀ² Ada Permasalahan Di Pusat Atau Cuman Akal-Akalan Dari Syahbandar Sendiri Buat Mempersulit Proses Buku Pelaut,,
    saya mohon sekali Agar Segera Di Perbaiki Kendalanya Jngan Sampai Buat Masyarakat Yg Ingin Ngurus Jadi Nyesal Atas Kendala Saat Ini

  • Ratna

    Saya seorang pelaut yang sudah bekerja selama 13th.ini pengalaman pertama saya permohonan online seaman book.setelah pendaftaran online ( yang websitenya”oh Tuhan, betapa sangat ribet”.akhirnya sampe ketahap pembayaran.setelah 2hari pembayaran saya coba confirmasi kapan bukunya bisa terbit.jawaban yang saya terima sungguh luar biasa dari seorang perempuan yang super judes. (Katanya mengutamakan kepuasan masyarakat) inikah sikap yang ditunjukkan oleh seorang pengabdi masyarakat? Dan ternyata” bukunya habis.bisa jadi bukunya datang setelah 1bulan.jadi intinya: kita mau kerja dan mengikuti procedure yang ada.tapi pemerintah malah mempersulit masyarakat.apa pemerintah pingin kita jadi rampok atau prostitusi kali ya? Saya benar tak mengerti.kalau gara gara buku tak ada kita batal bekerja, siapa yang tanggung jawab pada masa depan kami?apakah ini akal2an untuk mempersulit crew? Ini terjadi di adpel benoa bali.mohon ditanggapi.terima kasih.