Angkasa Pura 2

Proyek KCIC Diyakini Mampu Dongkrak Perekonomian Kota Bandung

EmplasemenKamis, 28 Januari 2016
Kang Emil

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Di tengah pesimisme mengenai proyek kereta api (KA) cepat Jakarta-Bandung, ternyata ada juga yang menyambut positif proyek itu. Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung diproyeksikan mampu mendongkrak perekonomian Kota Bandung sampai double digit.

Selain itu, proyek KA Cepat Jakarta-Bandung diyakini juga mampu mendongkrak perekonomian warga yang akan dilalui proyek yang dibangun oleh konsosrsium Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang diproyeksikan menelan dana sampai Rp70 triliun itu.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil optimistis pertumbuhan ekonomi Bandung akan double digit. Keyakinan tersebut seiring dengan dimulainya pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang ditargetkan selesai pada 2018.

“Saya optimistis kereta cepat buat (pertumbuhan ekonomi Bandung) double digit,” ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, saat Mandiri Investment Forum 2016, di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Emil menambahkan, optimisme pertumbuhan ekonomi double digit juga didukung oleh penduduk Bandung yang 60 persennya adalah generasi muda. Perekonomian Bandung juga didominasi sektor produktif melalui usaha kecil menengah.

“Groundbreaking kereta cepat akan menciptakan banyak kesempatan. Ibu Rini (Menteri BUMN) bilang kereta cepat bukan final goal, tapi means to create opportunities,” jelas dia.

Sejauh ini, lanjut Emil, Bandung merupakan salah satu kabupaten/kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi menurut Bank Indonesia (BI). Bahkan Bandung setara dengan Makassar.

“BI bilang ke kita tiga bulan lalu pertumbuhan ekonomi (Bandung) mencapai 8,8 persen. We are the highest with Makassar, dari 540 kabupaten/kota,” pungkas Emil.(hel/metr)