Angkasa Pura 2

ALFI Belum Yakin Angkutan Kereta Api Petikemas Dapat Turunkan Biaya Logistik

DermagaJumat, 29 Januari 2016
Sebuah truk tanpa muatan melintas di Terminal Kontainer Internasional (JICT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (1/5).

JAKARTA (beritatrans.com)-Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) mendukung program pengangkutan petikemas dengan kereta api di Pelabuhan Tanjung Priok , sebagai moda transportasi alternatif pengangkut petikemas selain menggunakkan angkutan truk.

“Tapi kita masih belum yakin atau mempertanyakan dasar perhitungannya kalau kebijakan ini akan menurunkan biaya logistik dan membuat ongkos angkut petikemas lebih efesien,” kata Ketua Umun DPD ALFI DKI Jakarta Widijanto didampingi Sekjen Adil Karim, kemarin.

Bincang bincang dengan beritatrans.com dan tabloid mingguan Berita Trans kemarin, Widijanto dan Adil mengatakan persiapan pengangkutan petikemas dengan kereta api tidak segampang angkutan truk. Misalnya petikemas tujuan yang sama harus di kumpulkan dulu di lahan sebelum diangkut ke stasiun tujuan. Karena muatan kapal tidak semuanya satu tujuan.

Ini berarti terminal petikemas JICT/Koja atau Pelindo II harus mempersiapkan fasilitas pendukung seperti lahan tempat penumpukan petikemas yang akan diangkut kereta api dan SDM nya.” Mudah mudahan saja proses ini tidak menambah biaya handling,” ujar Widijanto.

Dia menambahkan untuk menghindari kemacetan di sekitar pelabuhan Tanjung Priok, ke depan pemerintah perlu membangun rel kereta api menuju pelabuhan seperti jalan layang sehingga yang tidak memotong jalan raya

Seperti ramai diberitakan rel kereta di Pelabuhan Tanjung Priok ditargetkan beroperasi Februari 2016. Saat ini, pekerjaan konstruksi sudah hampir selesai

Sementara itu PT Multi Terminal Indonesia (MTI), anak perusahaan Pelindo II, bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) 1 Maret 2016 mulai mengoperasikan pengangkutan petikemas dari Pelabuhan Tanjung Priok – Gedebage, Bandung dengan tarif Rp 3.200.000 untuk petikemas 20 feet dan Rp 3.900.000 untuk petikemas 40 feet (isi).

Layanan untuk petikemas impor dimulai sejak petikemas diangkut dari terminal di pelabuhan ke pabrik di Bandung sampai ke depo untuk pengembalian petikemas kosong . Begitu juga apabila melayani petikemas ekspor (wilam)

loading...