Angkasa Pura 2

Dukung Kemenristek Dikti,

Tommy: Sekolah Tinggi Berubah Ke Politeknik Dan Balai Menjadi Akademi

SDMJumat, 5 Februari 2016
Tommy2_edit

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Badan Pengembangan SDM Perhubungan komitmen mendukung program Pemerintah dalam hal ini, Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi. Seluruh sekolah dibawah kementerian teknis harus berubah bentuknya menjadi akademi atau politeknik.

“BPSDM Perhubungan sudah menuju kesana, sekolah-sekolah kita dalam proses berubah. Sambil menunggu aturan baku dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) keluar, kita bersiap diri menjadi politeknik dan akademi,” kata Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo,SH, M.Si menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Jumat (5/2/2016).

Menurutnya, saat ini ada 30 unit pelaksana teknis (UPT) bidang pendidikan di bawah BPSDM Perhubungan. “Mereka ada yang berbentuk sekolah tinggi, politeknik bahkan masih ada yang berbentuk balai,” kata Tommy, sapaan akrab dia.

Ke depan, beberapa sekolah tinggi seperti STPI Curug dan STTD Bekasi akan berubah menjadi politeknik. Sementara, beberapa lembaga pendidikan dalam bentuk balai, seperti BP2IP Malahayati Aceh, BP2TD Palembang, BPPP Palembang, BP2IP Tangerang, BPPP Banyuwangi, BP2IP Barombong dan BP2IP Sorong akan menjadi akademi,” tukas Tommy.

Mereka akan menjadi Akademi Pelayaran Malahayati, Akademi Penerbangan Palembang, Akade> Transportasi Darat Palembang, Akademi Penerbangan Banyuwangi, Akademi Pelayaran Barombong dan Akademi Pelayaran Sorong.

“Sementara, dua lembaga diklat pelaut yang masih baru seperti BP2IP Padang Pariaman dan BP2IP Minahasa Selatan masih seperti semula. Kita tunggu perkembangan lebih lanjut,” kilah Tommy.

Pada prinsipnya, tambah Tommy, pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas diklat transportasi.

“Selanjutnya, mereka bisa menghasilkan lulus pendidikan yang lebih berkualitas dan siap bersaing di level nasional dan global,” terang Tommy.

Namun karena aturan hukum baku belum ada, dan masih dalam bentuk RPP sifatnya baru imbauan. “Kalau sudah berbentuk PP dan sifatnya mengikat kita siap berubah menjadi lebih baik,” tegas Tommy.(helmi)