Angkasa Pura 2

Kemenhub Turunkan 5% Tarif Batas Bawah dan Atas Penerbangangan

KokpitKamis, 11 Februari 2016
IMG_20160211_141144_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menurunkan tarif batas atas dan batas bawah penerbangan sebesar 5%. Keputusan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 14 Tahun 2016 Tentang Mekanisme Formulasi dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal dalam Negeri.

“Penetapan tarif tersebut karena adanya fluktuasi harga avtur dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kementerian Perhubungan JA Barata di Jakarta, Kamis (11/2/2016).

JA Barata mengatakan, penetapan tarif baru tersebut wujud perhatian Kemenhub untuk memberikan perlindungan kepada pengguna jasa transportasi udara dari persaingan tidak sehat.

Dalam PM Nomor 14 tersebut diatur formulasi penghitungan tarif penerbangan kelas ekonomi yang menggunakan pesawat propeler dan jet. Formula penetatapan tarif itu memperhatikan empat komponen yaitu tarif jarak, pajak, asuransi, dan biaya tambahan atau surcharge.

Selain itu, perhitungan tarif juga memperhatikan komponen pelayanan seperti full service, medium service, dan no frills. Sedangkan tarif batas bawah kelas ekonomi serendah-rendahnya 30% dari tarif batas atas sesuai komponen pelayanan.

“Penetapan tarif batas bawah ini menjamin aspek keselamatan dan menjaga agar badan usaha penerbangan tetap sehat dan dapat meningkatkan pelayanan,” kata JA Barata. (aliy)