Angkasa Pura 2

Temas Line Akan Operasikan 6 Kapal Feeder Hubungkan Pelabuhan Kecil Dengan Hub

DermagaSabtu, 13 Februari 2016
2016-02-13 13.21.39

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Perusahaan pelayaran Tempuran Emas Tbk (TEMAS Line) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerjasama Pendelum Service on Time Schedule dengan operator pelabuhan.

Operator tersebut yakni Terminal Petikemas Domestik Belawan (TPKDB), Pelabuhan Tanjung Priok (PTP), Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Terminal Petikemas Makassar (TPM) dan Terminal Peti Kemas Bitung (TPB).

Penandatanganan MOU Pendelum Service on Time Schedule antara TEMAS Line Tbk dengan lima operator Pelabuhan berlangsung Jumat (12/2/2016) di Jakarta disaksikan oleh Watimpres Sri Adiningsih, Direktur Lalu-lintas Angkutan Laut Hari Setyobudi dan Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto , Direktur Pengelola PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (Temas Line) Faty Khusumo, Direktur Komersial Teddy Arief Setiawan.

Dengan kerjasama ini, pelayaran Tol Laut TEMAS Line bisa memperoleh waktu prioritas untuk transit dan bongkar muat sesuai jadwal.

Sebagai pendukung angkutan kapal Pendelum Service on Time Schedule, TEMAS Line akan mengoperasikan 6 kapal feeder berukuran lebih kecil. Kapal ini akan menghubungkan pelabuhan kecil ke pelabuhan hub atau pelabuhan utama yang dilalui oleh kapal besar milik TEMAS Line.

Kapal yang dioperasikan berkapasitas 360 TEUs dan juga berencana menambah 1 kapal lagi dengan kapasitas 2134 TEUS untuk meningkatkan ketepatan waktu pelayaran.

Trayek yang telah beroperasi saat ini rute Belawan-Jakarta-Surabaya-Makassar-Bitung (PP). Untuk mendukung program ini, TEMAS Line telah mengoperasikan 3 kapal yakni KM Strait Mas kapasitas 1048 TEUS, KM Selat Mas kapasitas 1048 TEUS, KM Spring Mas kapasitas 1560 TEUs.

TEMAS Line juga berencana menambah 1 kapal lagi dengan kapasitas 2134 TEUS untuk meningkatkan ketepatan waktu pelayaran.

“Kita jalani pendulum supaya on time. Kita tambah 1 kapal. Dari 3 jadi 4 kapal. Kapal berlayar PP 28 hari,” kata Managing Director TEMAS Line, Faty Khusumo

“Kita pesan 6 unit. Kapal di sana ada crane di atas. Ini berlayar ke Timika dan Merauke dari Surabaya. Ke depan, akan diperpendek jarak ke hub. Kapal juga dioperasikan dari Medan ke Aceh,” tambahnya.

Faty menjelaskan kapal tetap beroperasi sesuai jadwal meski barang yang diangkut tak penuh. Dengan adanya kapal berjadwal ini, Ia berkeyakinan mampu memangkas biaya logistik mencapai 30% di daerah terpencil yang dilalui kapal TEMAS Line. (dien/sumber: tribunnews).