Angkasa Pura 2

Pepen Supendi: Calon Peserta Diklat Pimpinan Harus Bebas Narkoba Dan Miras

SDMSenin, 15 Februari 2016
Diklat Pim IV Pepen

BANDUNG (BeritaTrans.com) – Kapusbang SDM Aparatur Perhubungan Drs. Pepen Supendi mengatakan, pihaknya memperketat syarat dan ketentuan peserta diklat kepemimpinan di lingkungan Kementerian Perhubungan. Semua itu dimaksudkan untuk mendidik calon-calon pemimpin yang terbaik dan layak menjadi contoh bagi anak buah dan masyarakatnya.

“Selain syarat formal dan kesehatan, peserta harus bebas dari pengaruh apalagi pengguna minuman keras (miras) dan narkoba,” katanya menjawab BeritaTrans.com disela-sela pembukaan Diklat Pimpinan IV di Kampus BP3K Ciwidey, Bandung, Senin (15/2/2016).

Selain syarat-syarat administrasi, menurut dia, semua peserta Diklat Pimpinan IV begitu masuk dan melakukan daftar ulang di Kampus Diklat Aparatur di Semplak, Bogor harus menjalani tes narkoba dan miras. “Mereka harus bebas dari kedua barang haram tersebut. Calon pemimpin tak boleh terindikasi apalagi menjadi pengguna aktif narkoba dan miras,” jelas Pepen.

Sanksinya tegas dan berlaku umum bagi semua karyawan Kementerian Perhubungan terutama para peserta Diklat Pimpinan. Menurut Pepen, jika ada calon peserta yang terbukti mengonsumsi narkoba dan miras, maka akan langsung ditolak alias tidak lulus seleksi administrasi.

“Peserta diklat pimpinan adalah minimal pejabat eselon IV di tempat kerjanya masing-masing. Mereka harus sehat jasmani dan rohani, sekaligus tidak mengonsumsi miras dan narkoba. Dengan begitu, bisa menjadi contoh bagi anak buah dan karyawan lainnya,” tandas Pepen.

Seperti diketahui, Pusbang SDM Apapartur menggelar Diklat Pimpinan IV yang diikuti 60 orang. Mereka adalah pejabat eselon IV atau calon pejabat setingkat di unit kerja masing-masing. “Mereka adalah pimpinan di tempat kerjanya. Jadi harus clear dan clean dari semua bentuk narkoba dan miras tersebut,” tegas Pepen.(helmi)

loading...