Angkasa Pura 2

Puskepi: Kasus India, Tera SPBU Dilakukan Pelaku Bisnis

Energi KoridorSelasa, 16 Februari 2016
Sofyano2 Puskepi

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sebagai perbandingan, di India, tera terhadap dispenser pada SPBU, menurut peraturan yang berlaku di negara tersebut diserahkan kepada pihak pelaku bisnis.

“Jadi pelaku bisnis yang bertanggung jawab. Dengan UU Metrologi legal yang berlaku di NKRI ini, jika ternyata tera pada SPBU tidak akurat apalagi jika ada unsur perbuatan kesengajaan untuk mempermainkan jumlah isi keluaran BBM dari dispenser BBM, maka pihak yang harus dimintai tanggung jawabnya tentunya pihak yang melakukan tera itu sendiri,” kata Direktur Puskepi Sofyano Zakaria di Jakarta, Selasa (16/2/2016).

Jika pengawasan terhadap tera pada SPBU dilakukan secara rutin, lanjut Sofyano, tentunya jika terjadi kecurangan pada SPBU ini harusnya sudah diketahui sejak awal oleh pihak Direktorat Metrologi dan harusnya disampaikan ke publik sejak lama tidak perlu menunggu setahun sekali untuk di sampaikan ke publik.

Penerapan dan pengawasan terhadap tera, menurut Puskepi, merupakan kewenangan pihak kemendag dalam hal ini pihak Dit Metrologi. “Jika sampai terjadi kecurangan pada dispenser SPBU apalagi dalam jumlah SPBU yang besar sebanyak sekitar 30 persen dari jumlah SPBU di pantura sebagaimana disampaikan oleh Direktur Metrologi secara terbuka kepada media, maka ini pada dasarnya, harusnya menjadi tanggungjawab pihak Direktorat Metrologi itu sendiri,” jelas Sofyano.

Dalam kasus ini, seharusnya sejak awal pihak Dit Metrologi telah mengetahui hal ini dan sekaligus bisa mengantisipasi segala bentuk kecurangan yang mungkin dilakukan oleh pengguna alat dan harusnya ini bisa dikenakan sanksi hukum sesuai peraturan perundang undangan yang ada.

“Namun anehnya pubik nyaris tidak mendengar ada sanksi berat yang dilakukan oleh pihak dit metrologi terkait statementnya kepada media dan ini justru menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat apalagi secara terbuka Direktur Metrologi memberi pujian terhadap SPBU asing,” tegas Sofyano.(helmi)