Angkasa Pura 2

Sugeng: Tegakkan Keselamatan Petugas Kemenhub Bisa Periksa Kapal Sewaktu-Waktu

Dermaga SDMSelasa, 23 Februari 2016
2016-02-23 13.39.22

MERAK (BeritaTrans.com) – Jajaran Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkappel) Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) komitmen untuk menegakkan aturan keselamatan pelayaran di Tanah Air. Keselamatan harus nomor satu dan semua pihak harus menaati ketentuan UU terkait keselamatan pelayaran.

“Aturan kelaikan kapal, kompetensi anak buah kapal (ABK) serta tingkat kepatuhan mereka pada aturan keselamatan akan terus ditegakkan secara adil dan konsisten. Untuk memastikan semua itu, petugas Kemenhub bisa turun memeriksa kapal dan ABK sewaktu-waktu untuk memastikan mereka taat dan patuh pada aturan keselamatan,” kata Dirkappel Kemenhub Ir. Sugeng Wibowo menjawab BeritaTrans.com disela-sela Sidak di Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (23/2/2016).

Sugeng mengemukakan pemeriksaan seperti itu merupakan perintah dari Menteri Perhubungan. “Bapak Menteri selalu mengingatkan kami tentang lebih tegas dan ketatnya keselamatan pelayaran,” ungkapnya.

Apalagi, sebentar lagi bangsa Indonesia akan memasuki peak season khususnya libur sekolah serta Lebaran tahun 2016. Saat itu, dipastikan akan terjadi lonjakan penumpang dan barang. “Semuanya harus bisa dilayani dengan baik dengan kapal dan kru lengkap, profesional dan menjunjung keselamatan pelayaran,” papar Sugeng.

Saat ini, menurut Sugeng, semua fasilitas dan kelengkapan keselamatan termasuk kompetensi ABK di atas kapal perlu dijaga dan ditingkatkan. Para ABK khususnya perwira kapal harus tetap perform dan profesional memimpin satu pelayaran dengan tingkat keselamatan yang tinggi.

“Untuk memastikan semua pihak semua kapal yang digunakan untuk melayani masyarakat umum laik laut, dan ABK-nya tetap profesional, maka dilakukan pemeriksaan secara acak ini. Pemeriksaan serupa juga akan dilakukan di berbagai pelabuhan dan kapal lain di Tanah Air,” kata Sugeng tanpa merinci lebih lanjut.

Dia menambahkan, sudah menjadi komitmen Kementerian Perhubungan mulai dari puncak sampai ke tingkat bawah harus komitmen meningkatkan keselamatan transportasi, termasuk moda transportasi lain. Menhub Ignasius Jonan, papar Sugeng dalam berbagai kesempatan meminta semua pihak harus menegakkan aturan keselamatan.

“Keselamatan pelayaran ini merupakan tugas dan tanggung jawab semua pihak, baik operator, regulator bahkan konsumen pengguna jasa pelayaran tanpa kecuali,” kilah mantan Kepala OP Tanjung Perak Surabaya itu.

Sugeng menandaskan, semua kapal penumpang dan barang yang dioperasikan di Indonesia harus dipastikan laik laut. Untuk ABK, mereka juga harus mempunyai sertifikat kompetensi yang jelas.

“Kita minta semua pihak serius menegakkan aturan keselamatan ini. Aparat Kemenhub baik pusat atau daerah sewaktu-waktu bisa melakukan pemeriksaan dan jika ditemukan ada yang tidak sesuai aturan akan langsung diambil tindakan,” terang Sugeng dihadapan pemilik dan krew KM Windu Karya Dwintya saat sandar di Pelabuhan Merak itu.(helmi).