Angkasa Pura 2

Drs.Sugiyanto,MM:

STIP Harus Mantapkan Perannya Sebagai Kampus Pelaut Ternama Di Tanah Air

SDMThursday, 25 February 2016

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Rangkaian acara Dies Natalis Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta ke-59 di tahun 2016 menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat dan perjuangan seluruh civitas academikanya. “Kampus pelaut ternama yang dulu bernama Akademi llmu Pelayaran (AIP) Jakarta itu harus makin memantapkan peran untuk mendidik dan melahirkan pelaut-pelaut andal di Tanah Air,” kata Ketua Panitia Dies Natalis STIP Jakarta tahun 2106 Drs.Sugiyanto,MM kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Jumat (25/2/2016).

“Mereka (para alumni) sudah berkarya di berbagai bidang baik pelayaran, kepelabuhanan dan tentunya sebagai regulator khusus di Kementerian Perhubungan. Mereka kini berkumpul Orasi Ilmiah sebagai rangkauan perayaan Dies Natalis STIP ke-59,” jelas Sugiyanto.

Menurutnya, rangkaian acara Dies Natalis STIP diisi dengan berbagai acara mulai bakti sosial, pembagian paket sembako dan donor darah. “Hari ini kita gelar Orasi Ilmiah dan besok sebagai puncak acara dilakukan Jumat (26/2/2016) yang diikuti seluruh pimpinan, dosen, instruktur serta taruna yang dipusatkan di Lapangan Bintang STIP Jakarta,” kata Sugiyanto yang juga mantan Kepala Jurusan KALK STIP itu.

Orasi ilmiah ini menghadirkan pembicara tunggal sekaligus alumni yang berhasil meniti karier, yaitu Capt.Ferdinan Andreas Luntungan. Alumni Angkatan 14 AIP Jakarta itu diundang untuk menyajikan topic mengenai “Peran Pelaut Untuk Mendukung Poros Maritime dan Tol Laut di Indonesia.” “Capt.Fery sebagai alumni dirasa layak memberikan paparan itu sekaligus mempunyai rekam jejak dan prestasi yang cukup bagus,” papar Sugiyanto, beralasan.

Rangkaian acara dies natalis ini merupakan bagian dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. STIP melalui dosen dan taruna aktif melakukan dharma penelitian sebagain bagian pengembangan kemampuan akademik sekaligus sumbangsih untuk ikut memecahkan permasalahan bangsa. Dari sisi social kemasyarakat, STIP terus membina jalinan komunikasi dan kerja sama sekaligus ikut peduli dan memberdayakan masyarakat di sekitar kampus STIP.

“Semua itu rutin dilakukan setiap tahun menjelang Dies Natalis STIP yang jatuh pada tanggal 27 Februari itu. Seluruh unsur mulai raruna, dosen dan karyawan sampai ke level pimpinan ikut berperan serta memeriahkan acara ini,” tutur Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Masyarakat STIP Jakarta itu.

Pada puncak acara Dies Natalis tahun ini, lanjut Sugiaynto, akan diikuti seluruh dosen, staf dan pimpinan serta taruna STIP. Direncanakan hadir pula para alumni khususnya yang ada di Jakarta dan sekitarnya. “Mereka diundang untuk hadir, sekaligus memberikan saran dan masukan bagi perbaikan kampus STIP kini dan mendatang. Kampus pelaut ini harus semakin baik dan menjadi rujukan bagi sekolah serupa di Tanah Air bahkan di dunia,” tegas putra Yogyakarta kelahiran tahun 1962 itu.(helmi)