Angkasa Pura 2

Persaingan Ketat, Kekayaan Bos Blue Bird Turun

Koridor SDMRabu, 2 Maret 2016
Noni Blue bird

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Purnomo Prawiro, bos dan p0endidi perusahaan angkutan Blue Bird Grup, tidak lagi masuk daftar orang terkaya dunia. Padahal dalam daftar yang dirilis Forbes pada Maret 2015, Purnomo masih menempati peringkat 1.250.

Kekayaannya saat itu mencapai USD1,5 miliar. Tapi pada Desember 2015, kekayaannya tercatat turun menjadi hanya USD990 juta.

Gejolak ekonomi global membuat kondisi perekonomian dunia menjadi tidak stabil. Hal ini pun terasa di Indonesia. Selain itu, peta persaingan industri angkutan di dalam negeri ikut membuat kinerja keuangan Blue Bird menurun dan implikasinya ikut mengurangi kekayaan yang dimiliki sang bos.

Dalam daftar orang terkaya dunia yang dirilis Forbes, Rabu (2/2/2016), jumlah orang kaya Indonesia berkurang menjadi 20 dari tahun sebelumnya yang sebanyak 22 orang.

Salah satu yang terdepak dari daftar orang terkaya dunia tersebut adalah Purnomo Prawiro. Dia adalah pendiri PT Blue Bird Tbk (BIRD).

Bersama ibu dan saudaranya, Purnomo memulai Blue Bird pada 1972. Saat ini Blue Bird menjadi perusahaan taksi terbesar dengan 30 ribu kendaraan.

Putrinya, Noni Purnomo, kini yang mengendalikan perusahaan tersebut. Tapi, Blue Bird menghadapi tantangan yang cukup besar, termasuk dari Uber.

Tak hanya itu, layanan transportasi online lainnya, termasuk Grab dan Go-Jek, juga menjadi kompetitor untuk perusahaan tersebut.(rzl/okz)