Angkasa Pura 2

2016, BPSDM Perhubungan Akan Terima 3.000 Taruna Baru

SDMKamis, 3 Maret 2016
BP3 Tommy sambut

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Badan Pengembangan SDM Perhubungan tengah mempersiapkan seleksi penerimaan calon taruna (Sipencatar) baru tahun 2016. Sedikitnya 3.000 taruna baru akan diterima tahun 2016, dari berbagai matra transportasi seperti darat, laut, darat serta kereta api.

Demikian disampaikan Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo,SH, M.Si menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Kamis (3/3/2016). “Sipencatar itu akan dimulai dua minggu sebelum SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) digelar Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi,” kata dia.

Saat ini, lanjut Tommy, sapaan akrab dia, ada puluhan sekolah transportasi di bawah BPSDM Perhubungan, mulai dari Aceh sampai Sorong Papua. Mereka menerima taruna reguler atau taruna pembentukan yang dikelola dengan sistem boarding school atau diasramakan.

“Semua modratransportasi akan menerima taruna baru, kecuali taruna penerbangan. Kini ada dua sekolah penerbangan yaitu STPI Curug dan BPPP Banyuwangi yang mempunyai taruna penerbangan. Mereka itu harus diselesaikan dulu dan diwisuda menjadi pilot. Setelah itu baru menerima taruna penerbang lagi,” jelas Tommy.

Pendaftaran taruna BPSDM Perhubungan secara umum akan dibuka di 27 kampus transportasi di Tanah Air dan beberapa Dinas Perhubungan atau Pemda yang ditunjuk. Dengan begitu, diharapkan seluruh pemuda dan putra-putri Indonesia yang memenuhi syarat bisa mendaftar dan masuk menjadi taruna transportasi.

“Sedang syarat dan ketentuan pendafataran menjadi taruna transportasi perhubungan bisa dilihat di website Kementerian Perhubungan khususnya di kanal BPSDM Perhubungan,” papar Tommy.

Seperti sipencatar tahun sebelumnya, pendaftaran dilakukan secara online. Setelah diterima baru melengkapi berkas dan ketentuan lain di masing-masing kampus pilihannya. Selanjutnya peserta akan mengikuti ke jenjang seleksi berikutnya baik test spikologi, kesamaptaan, kesehatan dan lainnya.

“Pengumuman peserta yang lolos seleksi akan dilakukan melalui situs Kementerian Perhubungan dan bisa diakses darimanapun secara bebas,” tegas Tommy.(helmi)