Angkasa Pura 2

Ditjen Hubla Luncurkan Pelayanan Pendaftaran Kapal Berbasis Online

DermagaKamis, 3 Maret 2016
IMG_20160303_183249_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) meluncurkan program pelayanan pendaftaran kapal berbasis online. Aplikasi ini untuk mempermudah dan mempercepat para pengguna jasa yang akan mendaftarkan kapalnya.

“Pelayanan ini bagian dari pelayanan secara online Ditjen Hubla secara keseluruhan seperti sertifikasi pelaut, buku pelaut, dan lain-lain,” kata Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Hubla Ir. Sugeng Wibowo saat Comercal Lounching Aplikasi Pelayanan Pendaftaran Kapal Online di Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Sugeng mengatakan, penerapan aplikasi pelayanan pendaftaran kapal online ini dilakukan sebagai upaya menjawab tuntutan masyarakat terhadap perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi untuk mempercepat pelayanan, khususnya bidang pendaftaran kapal sehingga Kementerian Perhubungan dapat semakin mempercepat pelayanan terhadap para pemilik kapal dalam melakukan proses pendaftaran.

“Sekaligus dapat memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat umum dan kalangan pemilik kapal tentang kegiatan proses pemberian perizinan pendaftaran kapal secara cepat, mudah, akurat, dan transparan,” ujarnya.

Sugeng menginstruksikan kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang memiliki kewenangan menyelenggarakan pendaftaran kapal untuk menggunakan aplikasi pelayanan pendaftaran kapal online ini secara serentak.

Tempat pendaftaran secara online dapat dilakukan melalui kantor pusat Kementerian Perhubungan atau di 43 pelabuhan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Meskipun demikian, Sugeng mengakui, memang saat ini penerapan secara serentak di 43 pelabuhan masih terdapat beberapa kendala teknis. Salah satunya adalah ketidakstabilan dukungan sinyal yang berbeda di setiap UPT.

“Tetapi dengan berjalannya waktu, sistem aplikasi ini akan terus dilakukan penyempurnaan sehingga nantinya aplikasi ini dapat diterapkan di seluruh unit kerja,” katanya.

Sugeng menegaskan, aplikasi pendaftaran kapal secara online ini memiliki berbagai keunggulan, diantaranya adalah dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.

“Jadi pengusaha kapal bisa mendaftarkan kapalnya kapan pun dan di mana saja dia berada. Bahkan bisa dilakukan dari tengah laut, saat kapal berlayar,” tuturnya.

Sugeng menjamin, sejauh persyaratan pendaftaran kapal lengkap sesuai dengan peraturan perundangan, surat tanda daftar kapal sudah selesai dalam tempo tiga hari.

“Kalau menggunakan sistem konvensional atau offline seperti yang dilakukan selama ini kan membutuhkan waktu antara 2 sampai 3 minggu. Dengan sistem online, cukup tiga hari. Jadi sangat efektif dan efisien,” ujar Sugeng.

Keuntungan lainnya antara lain: Mudah dalam pencarian data karena master data kapal yang terpusat;
Mudah melakukan monitoring kegiatan pendaftaran kapal di UPT-UPT; Mudah melihat dan menyusun laporan kegiatan pendaftaran kapal; Pembayaran dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja selama 24 jam;
Tersedianya data kapal yang up to date dan valid secara realtime, serta dapat digunakan oleh pengguna data kapal Indonesia seperti kementerian lain, Indonesia National Single Windows (INSW), dan Badan Usaha Palayaran. (aliy)