Angkasa Pura 2

Pencarian Korban Kapal Rafelia II Dihentikan Cuaca Buruk

DermagaJumat, 4 Maret 2016
IMG-20160304-WA0007

BANYUWANGI (BeritaTrans.com) – Proses pencarian terhadap korban hilang Kapal Rafelia II yang tenggelam di Perairan Selat Bali dihentikan sementara. Alasannya karena cuaca yang tidak mendukung.

“Saat ini, situasi di Selat Bali sudah gelap gulita sehingga menyulitkan tim dalam melakukan proses pencarian,” kata Kepala Badan SAR Nasional Bambang Soelistyo yang dihubungi melalui saluran telepon genggamnya, Jumat, 4 Maret 2016.

Selain itu, derasnya arus juga menjadi faktor yang dipertimbangkan untuk menghentikan sementara pencarian empat korban yang belum ditemukan.

“Itu yang membuat diputuskan pencarian dilanjutkan besok pagi pukul 06.00 WITA,” ungkapnya seperti dikutip vivanews.com.

Kapal patroli milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) atau Sea And Coast Guard Pangakalan Kelas II Surabaya, KN Cundamani P. 116, bersama syahbandar, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, TNI AL, dan instansi terkait lainnya bahu-membahu melakukan proses evakuasi korban tenggelamnya kapal KMP Rafelia II.

“Atas perintah Bapak Menteri Perhubungan dan Bapak Dirjen Hubla, sejak siang hingga sore hari tadi, kapal patroli kami KN Cundamani P. 116 bersama instansi terkait lainnya, antara lain TNI dan Polri, bahu-membahu melakukan penyelamatan para penumpang KMP Rafelia II,” kata Direktur KPLP Ditjen Hubla Capt. Karolus G Sengadji kepada beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans melalui pesan elektronik di Jakarta, Jumat (4/3/2016) malam. (dien).

loading...