Angkasa Pura 2

Pembangunan Infrastruktur Transportasi Dari Awal Harus Dirancang Ramah Difabel

KoridorJumat, 11 Maret 2016
Difabel Kota Solo

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pemerintah dan swasta yang membangun infrastruktur jalan dan fasilitas transportasi lainnya sejak awal harus merancang dan menyediakan fasilitas khusus atau ramah bagi penyandang difabilitas. Dengan begitu, mereka bisa ikut menggunakan dan menikmati fasilitas umum itu setara dengan orang-orang umum lainnya.

“Jalan juga wajib dilengkapi fasilitas penyandang disabilitas. Fasilitas tersebut merupakan fasilitas khusus yang disediakan pada perlengkapan jalan sesuai pertimbangan teknis dan kebutuhan pengguna jalan,” papar Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Jawa Tengah Djoko Setijwarno,ST,MT kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Adapun fasilitas yang dimaksud, menurut Djoko paling sedikit berupa rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat berlalu lintas yang diberi tanda khusus untuk penyandang disabilitas dan alat penerangan jalan.

“Tempat parkir umum wajib menyediakan tempat parkir khusus untuk penyandang disabilitas (pasal 109 PP 79/2013 tentang Jaringan LLAJ),” terang Djoko yang juga staf engajat FT Unika Soegijopranoto Semarang itu.

Selanjutnya, Ketua MTI Jateng itu menambahkan, tempat parkir khusus tersebut minimal memenuhi persyaratan (a) kemudahan akses menuju dari dan ke bangunan/ fasilitas yang dituju, (b) tersedia ruang bebas yang memudahkan masuk dan keluar dari kendaraanya, (c) dipasang tanda parkir khusus dan (d) tersedia ramp trotoar di kedua sisi kendaraan.

Penyandang disabilitas tidak butuh dikasihani, tetapi sangat berharap dikasih fasilitas transportasi yang selamat, aman dan nyaman  agar bisa beraktivitas dan bermobilitas dengan lebih baik seperti manusia normal lain. “Negara berkewajiban sediakan itu,” tegas Djoko.(helmi)

 

 

loading...