Angkasa Pura 2

Kapal Viking Akan Ditenggelamkan Di Hadapan Jokowi Dan 3 Dubes

Kelautan & PerikananSenin, 14 Maret 2016
160313060818_indonesia_viking_ship_640x360_bbc_nocredit

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pemerintah Indonesia mengatakan bakal menenggelamkan FV Viking, sebuah kapal berbendera Nigeria, di lepas Pantai Pangandaran, Jawa Barat, pada Senin (14/03).

Wartawan BBC Indonesia, Rebecca Henschke, melaporkan bahwa FV Viking telah berada di lepas pantai Pangandaran dan akan ditenggelamkan pada Senin sore.

Aksi tersebut, menurut rencana, akan disaksikan Presiden Joko Widodo, Duta Besar (Dubes) Norwegia, Dubes Amerika Serikat, dan Dubes Australia.

Incaran Interpol

FV Viking ditangkap salah satu kapal perang jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat, yaitu KRI Sultan Thaha Saifudin-376, pada 25 Februari lalu. Penangkapan itu disebut-sebut sebagai yang terpenting sejak pemerintah Indonesia melancarkan penenggelaman terhadap lebih dari 100 kapal pencuri ikan dua tahun lalu.

Pasalnya, FV Viking merupakan target incaran polisi internasional atau Interpol berdasarkan permintaan pemerintah Norwegia.

Selama ini FV Viking merupakan satu dari enam kapal yang digunakan untuk menangkap ikan toothfish Antartika dan tootfish Patagonia yang langka. Dari informasi Interpol, kapal tersebut sudah 13 kali berganti nama, 12 kali berganti bendera dan 8 kali berganti call sign.

Untuk memastikan FV Viking merupakan kapal yang selama ini diincar, anggota Interpol dari Norwegia dan Afrika Selatan dilaporkan telah datang ke Indonesia. Hasilnya, tidak diragukan bahwa FV Viking adalah kapal yang dipakai untuk pencurian ikan.

Para kru kapal yang terdiri dari lima orang asal Argentina, Peru, Myanmar, dan enam warga Indonesia akan dijerat menggunakan hukum tentang perkapalan dan perikanan. (bbc).