Angkasa Pura 2

Investor Asal Belgia Berminat Bangun Pelabuhan “Patimbun” Subang

DermagaJumat, 18 Maret 2016
Franky-sibarani

BANDUNG (BeritaTrans.com) – Inevstor asal Belgia menyatakan ketertarikannya pada proyek Pelabuhan Patimbun di Kabupaten Subang. Pelabuhan tersebut bisa menjadi pelabuhan internasional pengganti Pelabuhan Cilamaya di Kabupaten Karawang.

“Kita bisa jadi partner,” ujar CEO Flanders Investment and Trade Agency dari Belgia, Claire Tillekaerts di Gedung Sate Bandung, Kamis (17/3/2016).

Claire mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa Pelabuhan Patimbun akan didanai investasi dari Jepang (JICA). Namun pihaknya tetap membuka peluang kerja sama dalam pembangunan atau pengelolaan.

Apalagi selama ini perusahaan Belgia berhasil dalam pengelolaan pelabuhan di Singapura dan Dubai serta reklamasi pantai.

“Pelabuhan mesti berdekatan dengan industri. Jika harus melalui jalan raya lagi maka itu bukan solusi yang baik. Harus terbangun jaringan logistiknya baik pelabuhan, bandara maupun jalur kereta api,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menjelaskan, Belgia menawarkan diri bekerjasama dalam pembangunan pelabuhan.

Belgia Unggul Iptek Pelabuhan

Selama ini, salah satu ilmu pengetahuan teknologi (iptek) serta pengelolaan yang menjadi keunggulan Belgia ada di bidang pelabuhan.

Dari empat besar pelabuhan di Eropa, salah satunya ada di Belgia. “Makanya dia (Belgia) tawarkan kerja sama di bidang pelabuhan. Sementara Jabar belum punya pelabuhan besar,” imbuhnya.

Namun karena kebijakannya ada di pusat, pemerintah pusat bisa bekerjasama dengan pemerintah Belgia, apakah dalam bentuk investasi atau pengelolaannya.

Mengenai pelabuhan pengganti Cilamaya, Deddy memberi sinyal akan dibangun pelabuhan di Subang. Ketika ditanya kepastiannya, ia mengatakan, tidak bisa bicara.

“Silahkan tanya ke pusat (Kementerian Perhubungan), saya gak boleh ngomong. Nanti kalau tiba-tiba berubah lagi, gimana,” ucapnya.

Kerja sama Belgia dengan Indonesia sudah terjalin baik selama lebih dari 20 tahun. Investasi perusahaan Belgia akan terus meningkat seiring perkembangan infrastruktur di Indonesia.

Deddy menambahkan, saat ini sudah ada perusahaan Belgia yang menanamkan uangnya hingga 60 juta dollar AS di Indonesia.(rzl/komp)

loading...