Angkasa Pura 2

Direktorat Perkapalan & Kepelautan Gelar Uji Petik Kapal Di Pelabuhan Merak

DermagaThursday, 24 March 2016

BANTEN (BeritaTrans.com) – Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menggelar uji petik dalam kaitan manajemen keselamatan kapal, Jumat (25/3/2016).

Uji petik yang digelar di Pelabuhan Penyeberangan Merak,Banten, itu dipimpin oleh Kepala Seksi Pencegahan Pencemaran dan Manajemen Keselamatan Kapal Penumpang dan Kapal Penangkap Ikan Capt. Renaldo Sjukri, M.Mar, MM, dengan anggota Rudin,S.Si.T, dan R Deddy Erryanto,ST.

Tim dari Ditjen Perhubungan Laut itu menguji secara acak kapal yang beroperasi di pelabuhan penyeberanvan tersebut. Ada dua kapal yang diuji yakni KMP Virgo 18 milik Jemla Ferry dan KMP Rajabasa 1 milik Gunung Makmun Permei.

2016-03-25 13.04.38

IMG-20160325-WA0027

Berbagai perlengkapan dan dokumen berkaitan dengan keselamatan kapal dicek secara teliti. Sekoci, rompi keselamatan hingga teknik penempatan dan penyimpanan kendaraan diperiksa satu – satu.

“Kami mengecek kapal yang belum ada penumpangnya sehingga tidak mengganggu jadwal pelayaran. Uji petik ini berdasarkan perintah dari Direktur Perkapalan dan Kepelautan Baoak Sugeng Wibowo,” jelas Renaldo.

IMG-20160325-WA0026

IMG-20160325-WA0029

Hasil uji petik terhadap kedua kapal tersebut, Renaldo mengutarakan termasuk dalam katagori baik. Berbagai perlengkapan keselamatan berfungsi dengan baik.

SAFETY BRIEFING
Dalam kesempatan uji petik itu, Renaldo Sjukri bersama anggota mengadakan safety briefing implementasi International Safety Management (ISM) Code, yang diikuti antara lain Manager Usaha PT ASDP Cabang Pelabuhan Merak Nana Sutisna, Kepala Bidang Kelaikan Kapal KSOP Banten Heru dan Sekretaris Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Merak Adam.

IMG-20160325-WA0031

IMG-20160325-WA0013

Salah satu rekomendasi yang lahir dari safety briefing itu adalah perlu adanya semacam forum yang dapat menyatukan 18 perusahaan penyeberangan yang beroperasi di Merak, sekaligus menjadi ajang komunikasi terutama berkaitan dengan manajemen keselamatan kapal. (dien).