Angkasa Pura 2

KN Trisula dan KN Cundrik Latihan SAR Bersama Tingkatkan Kesiapsiagaan

DermagaMinggu, 27 Maret 2016
???????????????????????????????

JAKARTA (beritatrans.com) – Seluruh anak buah kapal (ABK) Kapal Negara (KN) Trisula P.111 dan KN Cundrik P.204 di bawah otoritas Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) atau Sea and Coast Guard Kelas I Tanjung Priok melakukan latihan bersama tentang cara search and rescue (SAR) di perairan Bojonegara, Cilegon, Banten, Rabu (23/3/2016) lalu.

“Latihan bersama ini sebagai tindak lanjut instruksi Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Kolonel Laut (KH) Ir. Akhmad Soedarto, M.T., dan arahan Direktur KPLP Ditjen Hubla Capt. Karolus G Sengadji agar seluruh personel PLP selalau siap siaga dalam menghadapi berbagai kemungkinan marabahaya di laut yang datangnya sering tak terduga,” kata Kepala Seksi Operasi Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Syahrul Wardi kepada beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans di Jakarta, Sabtu (26/3/2016).

???????????????????????????????

Syahrul mengatakan, meskipun para ABK Kapal Negara memiliki dasar pendidikan yang terkait dengan keselamatan pelayaran, namun mereka perlu ditingkatkan kemampuannya tentang SAR, termasuk juga kesiapsiagaan mereka.

Pangkalan KPLP Kelas I Tanjung Priok saat ini memiliki 11 Kapal Negara yang terdiri atas kapal patroli kelas I (2 unit), kelas 2 (8 unit) dan kelas 3 (unit). Dari 11 kapal itu, sudah 5 kapal yang ABK-nya melakukan latihan SAR, yakni KN Trisula, KN Panah, KN Belati, KN Kujang, dan KN Cundrik.

???????????????????????????????

Syahrul mengatakan, beberapa personel Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok telah mengikuti pendidikan di Jepang, sehingga memiliki kemampuan tentang SAR sangat tinggi. Selain itu, kemampuan mereka dapat ditularkan kepada personel lainnya.

Kemarin ABK KN Cundrik dilatih teknik pemadaman kebakaran (fire fighting) dan penyelamatan diri menggunakan life craft. Pelatihan teknik pemadaman kebakaran meliputi pemadaman kebakaran menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), pemadaman dengan menggunakan selang dan pemadaman menggunakan water canon yang ada di kapal.

???????????????????????????????

Komandan KN Trisula P-111, Capt. Hendry Sulfian menyambut baik pelaksanaan latihan kemampuan SAR bagi ABK. “Ini merupakan yang kedua kalinya KN Trisula mengikuti latihan pemadaman kebakaran dan penyelamatan. Tentunya latihan serupa untuk meningkatkan keterampilan ABK dalam bidang SAR bisa dilakukan secara simultan di semua Kapal Negara, khususnya kapal patroli KPLP,” ujarnya.

Hendry bahkan berharap, latihan keterampilan SAR bisa dilakukan secara bersama atau gabungan dengan skala besar. Sehingga jika suatu saat terjadi musibah atau bencana di laut, semua ABK bisa bertindak sesuai prosedur dan mampu meninimalisir timbulnya korban.

???????????????????????????????

Menurut Hendry, sudah menjadi kewajiban bagi semua ABK untuk mengetahui dan memahami dasar-dasar penggunaan peralatan SAR dan pemadaman kebakaran. “Karena musibah atau bencana bisa datang kapan saja. Dengan adanya pelatihan maka semua ABK mampu mengatasinya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Hendry juga berharap, agar peralatan keselamatan dan pemadam kebakaran di semua kapal negara bisa dilengkapi sesuai dengan yang dikenalkan oleh tim instruktur. Pasalnya, tidak semua kapal memiliki dan dilengkapi dengan peralatan SAR yang sesuai standar. Kalau pun ada, usianya sudah sangat tua sehingga dikhawatirkan akan mengalami masalah jika saatnya digunakan.

“Kami harapkan pihak pusat bisa menganggarkan untuk pengadaan peralatan keselamatan serta alat pemadam, seperti fire pump. Karena kalau dari kewilayahan, anggarannya sangat kecil dan terbatas,” kata Hendry.

???????????????????????????????

Sedangkan Komandan KN Cundrik, Fauzan Wirza berharap latihan seperti ini bisa diselenggarakan secara berkala untuk mengasah keterampilan dan kemampuan ABK. “Kami sangat senang dengan pelatihan SAR semacam ini, apalagi sifatnya gabungan. Sehingga kami dapat meningkatkan keterampilan dan kewaspadaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya musibah di laut,” kata Fauzan.

KN Cundrik yang merupakan kapal patroli KPLP Kelas II, baru pertama kali mengikuti latihan SAR yang diselenggarakan tim rescue Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok. Dalam latihan ini, life raft yang ada di KN Cundrik diuji cobakan dalam latihan penyelamatan korban di laut.(aliy)