Angkasa Pura 2

P3M STIP Gelar Penyuluhan K3 dan MPR di KSOP Sunda Kelapa

Dermaga SDMSelasa, 29 Maret 2016
K3-STIP-2

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta kembaai menggelar sosialisasi dan pemberdayaan amsyarakat khususnya Tenaga Kerja Bongkar Muata (TKBM) dan pelaut kapal-kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta.

Sosialisasi dan penyuluhan mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) digelar di Aula Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kepala Jakarta Utara, yang dibuka Ketua STIP Jakarta, Pranyoto,SIP,MAP Selasa (29/3/2016)

Kepala P3M STIP Jakarta Drs. Sugiyanto,MM mengatakan, kegiatan ini meliputi penyuluhan program K3 dan ijazah MPR ( Mualim Pelayaran Rakyat) dan JMPR (Juru Motor Pelayaran Rakyat). Acara ini diikuti Ketua Kelompok TKBM dan Pelaut Pelra di Pelabuhan Sunda Kelapa, mulai tanggal 29 – 30 Maret 2016.

Acara ini diikuti sekitar 40 orang peserta yang terdiri TKBM dan PELRA Pelabuhan Sunda Kelapa. Acara ini dibuka pada pukul 09.30 oleh Ketua STIP yg diwakili oleh kapus P3M dan sekretaris penelitian dan Acara ini dilaksanakan di Aula KSOP Sunda Kelapa,” kata Manager Humas STIP Jakarta Marzuki dalam siaran pers yang diterima BeritaTrans.com.

Dalam pembukaan penyusulan K3 ini juga dihadiri oleh kepala KSOP Sunda Kelapa Drs.Benyamin Ginting. Hadir pula seluruh jajaran KSOP Sunda Kelapa.

Kepala KSOP Sunda Kelapa Benyamin Ginting dalam sambutanya mengatakan, pihaknya menyambut sangat baik kegiatan ini khususnya kepada Ketua STIP Jakarta beserta jajaranya yang telah bersedia hadir dan memberikan perhatian lebih kepada para anggota Pelra dan TKBM di pelabuhan tertua di Jakarta ini.

K3  STIP-Sunda Kelapa

‎Tingkat Keselamatan Kerja

Penyuluhan dan pengetahuan mengenai K3, lanjutnya sangat penting bagi para pekerja khusunya pekerja pelayaran. Mereka bekerja dengan resiko tinggi, terutama saat menjalankan aktivitasnya.

“Oleh karenanya, TKBM danpelaut di kapal-kapal Pelra butuh pengetahuan dan pemahaman yang cukup mengenai K3 untuk menghindarkan terjadinya kasus kecelakaan kerja itu,” kata Benyamin.

‎Dia berharap, semiga kegiatan semacam ini (penyuluhan K3) terus menerus berlangsung khusunya di Pelabuhan Sunda Kelapa. Pengetahuan mengenai K3 akan sangat berguna bagi kami erutama TKPB dan pelaut di kapal-kapal Pelra.

“Dengan program K3 ini, mari kita wujudkan suasana kerja yang aman, sehat dan nyaman,” tegas Benyamin.(helmi)

loading...