Angkasa Pura 2

Perwira Pelaut PIP Makassar Harus Menjadi Duta Bangsa Di Dunia International

SDMKamis, 31 Maret 2016
Wisuda PIP Makassar2

MAKASSSAR (BeritaTrans.com) – Pelaut Indonesia harus mampu menjadi duta bangsa yang baik di dunia international. Kalian adalah orang-orang profesional dan harus ikut membangun citra baik bangsa Indonesia di mata dunia.

“Kalian akan segera berlayar mengarungi laut luas dan singgah ke berbagai negara di dunia. Jadilah duta-duta yang baik bagi bangsa Indonesia di dunia internasional, termasuk para lulusan PIP Makassar ini,” kata Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo,SH,M.Si saat Wisuda Perwira Pelayaran Niaga PIP Makassar, Rabu (30/3/2016).

Oleh karena itu, menurut Tommy, sapaan akrab dia, tunjukkan pelaut Indonesia adalah orang-orang profesional, ulet dan siap mengahapi tantangan yang berat sekalipun. “Dengan bekerja profesional, kalian bisa menunjukkan pada dunia bahwa pelaut Indonesia bagus, profesional dan mempunyai etika yang baik,” jelas Tommy didampingi Direktur PIP Makassar Ahmad Wahid,MT,M.Mar.E itu.

Pelaut Indonesia, tambah Tommy, dihasilkan dari proses diklat pelaut yang baik dan handal pula. “Termasuk di dalamnya kampus PIP Makassar ini. Manfaatkan ilmu dan pengetahuan Anda sebagai pelaut untuk membangun karier yang lebih baik di masa mendatang,” tukas Tommy saat dikonfirmasi BeritaTrans.com.

Dinamika dunia usaha dan tuntutan pengguna jasa angkutan laut Indiensia dan dunia, jelas Tommy, makin lengkap dan membutuhkan pelayanan ekstra, yaitu cepat, smart dan memuaskan. “Sebagai perwira di atas kapal, pelaut dari PIP Makassar ini harus bisa bekerja dengan baik dan memberikan pelayanan prima,” sebut dia.

Sesuai kebijakan Menhub Ignasius Jonan, seluruh lembaga pendidikan termasuk PIP Makassar dituntut bisa terus meningkatkan tata kelola pendidikan dan latian (diklat) serta menghasilkan lulusan yang baik dan berkualitas.

“Melalui wisuda ini, kalian sudah membuktikan dan mampu menyelesaikan program diklat dengan hasil maksimal. Seluruh perwira PIP Makassar juga sudah memenuhi aturan dan ketentuan STCW-2010 Amandemen Manila,” papar Tommy.

Kini saatnya kalian membuktikan dan mengamalkan dengan semua ilmu dan ketrampilan sebagai sosok pelaut yang profesional. “Baktimu sudah dinanti. Tunjukkan pelaut-pelaut Indonesia adalah SDM profesional dan siap bersaing di era global,” terang Tommy.

Yang perlu dilakukan ke depan, tambah dia adalah “Membiasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasa. Selamat jalan dan menunaikan tugas dengan baik,” tegas Tommy.(helmi)

loading...