Angkasa Pura 2

Tarif Angkutan Umum Kelas Ekonomi Turun Mulai 7 April 2016

Dermaga Emplasemen KoridorSabtu, 2 April 2016
IMG-20160129-WA008

JAKARTA (beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan menurunkan tarif angkutan umum kelas ekonomi yang akan mulai berlaku pada Kamis (7/4/2016). Keputusan ini terkait kebijakan pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak.

“Penyesuaian tarif ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 15 Tahun 2016 tentang Penyesuaian Tarif Angkutan Umum Kelas Ekonomi yang dikeluarkan pada 1 April 2016,” kata Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata melalui keterangan tertulis yang diterima beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans di Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Surat Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh Gubernur, Bupati, dan Walikota untuk segera melakukan penyesuaian tarif sesuai dengan kewenangannya, yaitu untuk melakukan penyesuaian tarif pada angkutan penumpang antarkota dalam provinsi kelas ekonomi, angkutan perkotaan dan angkutan pedesaan serta angkutan penyeberangan lintas antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi dan lintas dalam kabupaten/Kota.

Pemberlakuan penurunan tarif angkutan umum kelas ekonomi tersebut yaitu 3,5% untuk tarif angkutan penumpang umum Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) kelas Ekonomi dan 3,38% untuk tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Provinsi.

Prosentase penurunan tarif pada angkutan AKAP (3,5%) dan Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Provinsi (3,38%), menjadi acuan Pemerintah Daerah dalam memberlakukan penyesuaian tarif.

Selain Angkutan Umum AKAP dan Penyeberangan, penyesuaian tarif juga diberlakukan pada Angkutan Laut. Kemenhub mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 38 Tahun 2016 tentang Tarif Batas Atas Angkutan Penumpang Laut Dalam Negeri Kelas Ekonomi. Peraturan tersebut ditetapkan oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pada 1 April 2016 dan mulai berlaku terhitung sejak tanggal 1 Mei 2016.

Terdapat sekitar 2900 trayek Angkutan Penumpang Laut Dalam Negeri Kelas Ekonomi yang mengalami penyesuaian tarif diantaranya: trayek Tanjung Priok – Surabaya dari tarif sebelumnya Rp225.000, turun menjadi Rp219.000; trayek Kupang – Labuan Bajo dari tarif sebelumnya sebesar Rp208.000, turun menjadi Rp202.000; dan trayek Surabaya – Makassar dari tarif sebelumnya Rp258.000, turun menjadi Rp251.000. (aliy)