Angkasa Pura 2

Capt. Sahattua Peserta Tertua Dan Terbaik Diklat Aparatur I 2016

SDMSenin, 4 April 2016
Tommy Sahat-Grati

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Syahbandar IUtama Tanjung Priok Capt. Sahattua P Simatupang, MM, MH, menjadi peserta tertua dan terbaik dalam Diklat Pembinaan dan Kesamaptaan Aparatur Kementerian Perhubungan Angkatan I Tahun 2016.

Diklat Kesampataan itu digelar selama sepekan di Puslatpur 3 Marinit TNI-AL, Grati, Pasuruan, Jawa Timur. Penutupan dilakukan Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si didampingi Komandan Puslatpur 3 Letkol Mar. Imam S.

Dalam acara penutupan diklat tersebut, Capt. Sahattua Simatupang juga dipercaya menjadi Komandan Upacara dari 118 peserta Diklat Aparatur Kementerian Perhubungan Angkatan I tahun 2016. Diklat kesamaptaan Aparatur Kementerian Perhubungan tahun 2016 akan dilakukan secara bertahap, dengan target peserta masing-masing 200 orang setiap angkatan.

Capt. Sahattua tampil ke depan sekaligus mendampingi Inpesktur Upacara, Wahju Satrio Utomo, SH, MSi, melakukan pemeriksaan barisan yang terdiri dari peserta diklat, instruktur dan pelatih dari Marinir TNI-AL serta tamu undangan terutama para Kepala UPT di bawah BPSDM Perhubungan.

Capt.Sahattua - Tank

Data yang dihimpun BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, memperlihatkan Capt. Sahattua saat ini berusia 49 tahun. Alumni AIP/STIP angkatan 39 itu mempunyai prestasi dan rekam jejak yang baik serta riwayat penugasan yang panjang.

Setelah turun dari kapal, dengan jabatan terakhir sebagai nakhoda, Capt.Sahattua mengabdi di almamaternya STIP Jakarta. Setelah beberapa tahun menjadi dosen, Capt. Sahattua ditugaskan menjadi Atase Perhubungan di London Inggris. Selain itu, dia juga banyak mewakili Indonesia dalam perhelatan di International Maritime Organization (IMO).

Bangga Mempunyai Junior Sukses
Direktur Poltekpel Surabaya Capt.Marihot Simanjuntak, MM, mengakui juniornya di AIP Jakarta dan koleganya di STIP Jakarta itu memang memiliki kinerja dan prestasi bagus. Tak aneh jika karier dan prestasinya terus menanjak.

“Dia (Capt.Sahattua-red) dua tahun menjadi anak buah saya saat di STIP Jakarta. Prestasinya bagus, sampai dia sekarang menjadi Kepala Syahbandar Utama Tanjung Priok dan ikut Diklat kesamaptaan Aparatur Kemenhub ini terus cemerlang,” jelas Capt. Marihot menjawab BeritaTrans.com.

Sebagai senior, aku Capt.Marihot, sangat bangga mempunyai junior dan mantan anak buah yang berprestasi. Tidak sia-sia dulu ikut membina dan mendidiknya saat bersama-sama mengabdi di Kampus STIP Jakarta.

Tommy periksa barisan Grati

Pernyataan serupa juga disampaikan Direktur ATKP Surabaya Ir. Setiyo, MM, yang ikut hadir dan mendampingi Kepala BPSDM Perhubungan menutup diklat tersebut. “Diklat Kesamaptaan Aparatur Kemenhub di Puslatpur 3 Grati ini memang bagus. Selain memberikan bekal manajerial, pembinaan fisik peserta diklat juga bagus. Itu Capt. Sahattua sekarang kelihatan lebih tegap dan berisi. Dulu dia kelihatan agak gemuk lagi,” papar Setiyo.

Selama beberapa kali mendampingi Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo, SH, MSi, membuka atau menutup diklat aparatur Kemenhub di Puslatpur Grati, menurut Setiyo, kesan pertama terhadap Sahattua yang muncul adalah, badannya lebih tegap dan berisi. Diklat kesamaptaan ini memang bukan hanya membentuk sikpa mentap, tapi juga fisik yang sehat dan cekatan.

“Bukan hanya Capt. Sahattua, tapi rata-rata peserta diklat begitu. Mereka tampil lebih tegap, cekatan dan trengginas, dibanding saat masuk diklat,” tandas Setiyo.(helmi)