Angkasa Pura 2

Penataan Pelabuhan Sunda Kelapa , Dimulai Pembangunan Kantor Polisi & Koperasi TKBM

DermagaSelasa, 5 April 2016
20160404_171306-1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Penataan Pelabuhan Sunda Kelapa mulai dilakukan. Bangunan Kantor Polsek KPPP Sunda Kelapa dan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang baru sudah hampir selesai.

Setelah kegiatan Polsek dan Koperasi TKBM menempati kantor baru, lapangan eks bangunan lama segera dijadikan lapangan penumpukan container, kata Bara Wijianto dari Pengendalian Kinerja dan PFSO, Pelabuhan Sunda Kelapa, kemarin.

Pelabuhan Sunda Kelapa selain melayani bongkar muat barang dari kapal lokal dan pelayaran rakyat juga menjadi kawasan wisata . Januari 2016 tercatat 404 turis asing dan 2.546 turis domestik berkunjung ke Sunda Kelapa.

Pelabuhan Sunda Kelapa tengah menata lapangan penumpukan petikemas atau Container Yard (CY) seiring makin meningkatnya arus petikemas antar pulau melalui pelabuhan setempat.

Februari 2016 arus petikemas melalui Pelabuhan Sunda Kelapa tercatat 4.768 TEUs naik dibanding Januari hanya 3.744 TEUS.

Dalam lima tahun terakhir pertumbuhan arus petikemas melalui Sunda Kelapa terus meningkat. Tahun 2010 tercatat 14.121 TEUs, 2011 naik jadi 30.734 TEUs, 2012 naik lagi jadi 38.947 TEUs, 2013 sebanyak 42.063 TEUs, 2014 menjadi 51.495 TEUs dan 2015 naik jadi 55.362 TEUs.

Sekarang ini lapangan penumpukan petikemas masih campur baur dengan barang general cargo. Dengan penataan nantinya akan menjadi ‘dedicated terminal’ atau ada pemisahan antara penumpukan general cargo dan petikemas, kata Bara Wijianto

Penataan tahap pertama akan memperluas lapangan penumpukan petikemas menjadi 3 ha akan selesai tahun 2017.

Kegiatan bongkar muat barang general cargo tahun 2015 tercatat 3.183.251 ton meliputi muatan kapal lokal 2.574.685 ton dan pelayaran rakyat (pelra) 608.566 ton atau turun sedikit dibanding tahun sebelumnya 3.337.290 ton (muatan kapal lokal 2.690.741 ton dan pelra 646.549 ton.

Arus kapal 2015 sebanyak 3.544 unit (2.503.408 Gross Ton ) meliputi kapal lokal 2.435 unit (2.258. 500 GT) dan pelra 1.109 unit (244. 908 GT).
(wilam)