Angkasa Pura 2

Sesuai Rencana, Bandara Abdul Rahman Saleh Mulai Dibuka Senin Jam 09.00

Bandara KokpitSenin, 11 April 2016
Bandara Abdul Rachman Saleh Malang1

SURABAYA (BeritaTrans.com) Erupsi dan semburan abu Gunung Bromo, Jawa Timur yang terjadi sepanjang Minggu (10/4/2016) mengakibatkan terganggunya aktivitas di Bandara Abdurrahman Saleh Malang. Implikasinya, beberapa penerbangan ke “Kota Apel” itu dialihkan ke Bandara Juanda di Surabaya.

Sesuai rencana, penerbangan dari dan menuju Bandara Abdul Rahman Saleh, Malang akan dibuka kembali, Senin (11/4/2016) mulai jam 09.00. Para pengguna jasa diminta bersabar, karena alasan keselamatan Bandara Malang sepanjang hari Minggu, kemarin ditutup oleh otoritas penerbangan sipil nasional.

Seperti diketahui, Bandara Abdul Rahman Saleh Malang ditutup menyusul adanya semburan abu dari Gunung Bromo. Penutupan bandara akibat semburan abu Gunung Bromo ini juga sempat terjadi pada Januari 2016.

Legal and Communications Head Bandara Internasional Juanda Surabaya Liza Anindya di Sidoarjo, Minggu, mengatakan penerbangan Batik Air dan Sriwijaya Air yang pendaratannya dialihkan ke Juanda.

“Dua penerbangan dengan tujuan Jakarta menuju ke Malang tersebut pendaratannya terpaksa dialihkan ke Juanda Surabaya akibat adanya penutupan bandara Abdul Rahman Saleh Malang,” katanya.

Ia mengemukakan untuk selanjutnya penumpang yang sudah terlanjur turun di Bandara Internasional Juanda Surabaya tersebut akan diangkut menggunakan jalur darat menuju ke Malang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak maskapai penerbangan untuk mengangkut para penumpang yang tujuan Malang yang turun di Surabaya ini dengan menggunakan jalur darat,” katanya.

Ia mengatakan adanya pengalihan penerbangan ini menurutnya masih belum mengganggu jadwal penerbangan yang ada di Bandara Internasional Juanda Surabaya ini.

“Sejauh ini, masih belum mengganggu jadwal penerbangan yang ada di Bandara Internasional Juanda karena penerbangan di Malang sendiri tidak begitu banyak,” katanya.

“Untuk pemberitahan penutupan bandara Abdul Rahman Saleh Malang kami mendapatkan informasi sampai besok. Namun demikian kami masih belum menerima pemberitahuan secara resminya,” katanya.

Ia juga mendapatkan informasi kalau ada sejumlah penumpang asal Malang yang pindah ke Surabaya untuk melanjutkan tujuan masing-masing. “Kami masih belum mendapatkan laporan secara pasti, berapa penumpang yang memilih berangkat dari Surabaya untuk menuju tempat tujuannya masing-masing,” tegas Liza.(hel/ant)

loading...