Angkasa Pura 2

PIP Makassar Kembangkan Prodi KALK Dengan Tiga Konsentrasi Sekaligus

SDMKamis, 14 April 2016
Tommy-wahid2

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar akan mengembangkan tiga kompetensi di jurusan Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan (KALK). Tiga konsentrasi atau jurusan di KALK yang akan dibuka nanti adalah Manajemen Terminal Konvensional, Manajemen Terminal Petikemas dan Manajemen Shipping atau Pelayaran.

Demikian disampaikan Direktur PIP Makassar Ahmad Wahid,MT,M.Mar.E kepada BeritaTrans.com usai Pengarahan Dosen dan Pimpinan Sekolah Transportasi oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan di Jakarta, Kamis (14/4/2016). “Kemarin pembahasan serta penguatan muatan da nisi kurikulum KALK sudah dilakukan dan siap diaplikasikan pada tahun ajaran mendatang,” kata dia.

Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan SDM Perhubungan sudah komitmen untuk mengembangkan program studi KALK di sekolah-sekolah pelaut di Tanah Air, termasuk PIP Makassar. “Semua prodi KALK harus dikembangkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan SDM kepelabuhanan di masa mendatang. Kampus PIP Makassar siap untuk merealisasikan program penguatan dan pemberdayaan prodi KALK itu,” jelas Wahid.

Sementara, dua prodi lain yaitu nautika dan teknika, menurut Wahid akan tetap dikembangkan. Kedua prodi itu merupakan ujung tombak pembangunan SDM pelaut di Tanah air bahkan di dunia. “’Selama ini banyak pelaut Indonesia termasuk lulusan PIP Makassar yang bekerja di luar negeri dan kapal-kapal nasional. Proses regenerasi itu harus terus dilakukan, bahkan pelaut-pelaut muda kini harus lenih baik lagi kualitasnya,” tandas Wahid.

Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo,SH, M.Si mengatakan, sampai tahun 2019 mendatang lebih dari 300 pelabuhan baru dan lama akan dibangun oleh pemerintahan Jokowi-JK di seluruh tanah air, teritama di daerah pelosok dan perbatasan dengan negara tetangga. Pembangunan pelabuhan baru tersebut merupakan bagian dari realisasi program Tol Laut serta menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Ïmplikasinya, jika program itu berhasil dengan baik, maka praktis membutuhakn SDM kepelabuhanan yang sangat besar. Ini peluang bagi sekolah-sekolah pelaut khususnya yang membuka prodi KALK. Mereka harus diperkuat dan mampu menghasilkan lulusan yang professional dan sesuai kebutuhan di pasar,” jelas Tommy, sapaan akrab dia.

Terima 420 Taruna

Sementara, Ahmad Wahid menambahkan pada sipencatar tahun 2016 ini, Kampus PIP Makassar akan menerima sebanyak 14 kelas atau 420 taruna. Mereka akan dibagi dalam tiga prodi besar, yaitu Nautika, Tenika dan KALK. “Mereka akan diterima dalam sipencatar BPSDM Perhubungan yang secara resmi dimulai tanggal 4 april sampai 27 Mei 2016 mendatang,” sebut dia.

PIP Makassar menerima pendaftaran calon taruna 2016 dengan sistem online. “Kita sudah full online, calon taruna yang akan mendaftar cukup melalui fasilitas internet. Buka web, isi aplikasi dan kirimkan. Jika nanti lolos seleksi baru diminta melengkapi berkas-berkasnya,” terang Wahid.

Pendaftaran taruna baru dengan sistem online ini, tambah Wahid, diyakini lebih mudah, cepat dan biaya murah. Selain itu, sistem online mengurangi bahkan menghilangkan peluang pertemuan tatap muka, sehingga potensi permainan oknum tertentu bisa dihilangkan.

“Sipencatar tahun 2016 harus lebih baik dan mampu menjaring calon taruna yang terbaik pula. Pada saat kuliah nanti, mereka mampu mengikui program diklat dan menghasilkan lulusan yang terbaik,” tegas Wahid.(helmi)