Angkasa Pura 2

Wahid: Alumni KALK PIP Makassar Sukses Meniti Karier di Pelindo IV

SDMJumat, 15 April 2016
Tommy Periksa barisan

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar Ahmad Wahid, MT,M.Mar.E serius mengembangkan dan memberdayakan program studi (prodi) atau jurusan Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan (KALK). Kini zamannya prodi KALK karena Pemerintahan Jokowi-JK akan membangun ratusan pelabuhan baru dan semua butuh sumber daya manusia (SDM) yang profesional di bidangnya.

“Kampus-kampus pelaut seperti PIP Makassar mempunyai peluang dan kesempatan besar untuk memberdayakan prodi KALK. Yang perlu dilakukan ke depan, bagaimana meningkatkan mutu lulusan KALK sehingga siap bersaing di tingkat lokal, nasional bahkan global,” kata Ahmad Wahid saat dihubungi BeritaTrans.com di Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Selama ini, lanjut dia, banyak alumni PIP Makassar sudah sukses meniti karier khususnya di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV, bahkan sampai ke tingkat Manager dan Gereral Manager (GM). “Salain di Pelindo IV, masih banyak lagi alumni PIP Makassar yang juga sukses di perusahaan pelayaran, jasa ekspedisi atau BUMN Pelindo lainnya di Indonesia,” jelas Wahid.

Dikatakan, penguatan kurikulim dan muatannya untuk lebih memperkuat produdi dan lulusan KALK. “Selanjutnya, akan dibuka tiga kompetensi sekaligus di prodi KALK yaitu Managemen Terminal Konvensional, Managemen Terminal Petikemas dan Managemen Shipping atau Pelayaran,” tukas Wahid.

Dengan membuka tiga komptensi di prodi KALK tersebut, menurut Wahid, spesialisasi lulusan akan lebih baik, profesional dan disesuaikan dengan kebutuhan dan dinamika di pasar. “Itulah yang dilakukan beberapa pimpinans ekolah pelaut bersama Kepala BPSDM Perhubungan di Kampus Poltekpel Surabaya pekan lalu, yaitu menyempurnakan kurikukum KALK,” papar Wahid.

“Kurikulum KALK terus di-ud date, disesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan di pasar. Dengan begitu, saat mereka lulus dan diterima bekerja nanti sudah langsung jalan sesuai profesi dan bidang tugas yang diterimanya,” kilah pelaut senior dan mantan KKM itu lgi.

Sesuai arahan Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo,SH, M.Si menurut Wahid, luusan sekolah-sekolah pelaut nanti mempunyai spesifikasi yang jelas, tapi menguasai seluruh bidang tugas yang akan dijalaninya. Lulusan sekolah pelaut baik nautika, teknika dan KALK benar-benar profesional di bidang kajiannya.

“Menguasai satu bidang tugas, tapi dikuasai menyeluruh dari A sampai Z. Jadi, ibarat kendaraan, nanti sudah siap bekerja dengan kecepatan tinggi,” tandas Wahid.(helmi)