Angkasa Pura 2

Penghasilan Hancur, Nelayan Jakarta Segel Proyek Reklamasi

Kelautan & PerikananSenin, 18 April 2016
nelayan-lampiaskan-kekesalan-di-proyek-reklamasi-teluk-jakarta-Ygf

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Sejak Minggu (17/4/2016) pagi hingga siang hari, ratusan nelayan yang menamakan diri Forum Kerukunan Nelayan Muara Angke dan Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta, berunjukrasa menentang proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Nelayan menyebut bahwa proyek reklamasi itu telah merenggut mata pencaharian mereka selama ini.

Sejak proyek reklamasi di sekitar Teluk Jakarta dimulai, nelayan mengklaim pendapatannya berkurang hingga lebih dari 50 persen karena kehilangan wilayah tangkap.

reklamasi-1

Abbas, nelayan, misalnya. Bila sebelum reklamasi dia bisa menangkap ikan dengan nilai mencapai Rp 50 juta sebulan, kini dia mengaku cuma bisa mendapat kurang dari setengahnya.

“Sekarang paling-paling Rp 10 juta, Rp 15 juta sebulan. Ikan-ikannya pada kabur gara-gara reklamasi,” tutur Abbas kepada Warta Kota di Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, seperti diberitakan tribunnews, Minggu (17/4/2016).

Dikatakan Abbas, Teluk Jakarta sudah sejak dahulu menjadi mata pencaharian paranelayan secara turun-temurun.

Para nelayan Teluk Jakarta sebagian besar merupakan suku Bugis dan Jawa serta sebagian kecil Betawi. (anky).

loading...