Angkasa Pura 2

Pelindo III Sambungkan Dermaga Kargo – Kapal Penumpang Di Pelabuhan Kumai

DermagaSelasa, 19 April 2016
Dermaga_Penumpang_Dan_Dermaga_Cargo_Yang_Belum_Ditambah_atau_disambung-800

KOTAWARINGIN BARAT (BeritaTrans.com) – Guna mengantisipasi peningkatan arus bongkar muat barang general cargo dan penumpang kapal sekaligus juga untuk menambah kapasitas kapal yang sandar di Pelabuhan Kumai, di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menambah atau menyambung dermaga kargo dan dermaga kapal penumpang sepanjang ± 27 meter yang selama ini terpisah.

Dalam siaran pers yang didistribusikan melalui twitter @pelindo3, Mimi Helmina, Humas PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Kumai, mengemukakan penyambungan dermaga sejalan dengan semakin berkembangnya kondisi perekonomian di Kabupaten Kotawaringin Barat, maka kebutuhan akan barang – barang semakin meningkat.

Selain itu, juga didukung dengan semakin banyaknya pendatang dari Pulau Jawa yang ke Kabupaten Kobar ini, secara otomatis membuat kunjungan kapalsemakin padat.

Pekerjaan penambahan dermaga tersebut juga merupakan rencana induk pengembangan Pelabuhan Kumai yang dilakukan dalam rangka menciptakan fasilitas pelabuhan yang memadai guna menunjang kegiatan kepelabuhanan sekaligus sebagai bentuk kesiapan Pelabuhan Kumai dalam melayani datangnya arus mudik dan arus balik selama lebaran.

Selain itu, banyaknya dermaga-dermaga pinggiran di area Kecamatan Kumai yang ramai menerima kunjungan kapal-kapal kecil maupun besar, membuat Pelindo III khususnya Pelabuhan Kumai harus mampu menyikapi persaingan ini dengan cara yang bijak. Fasilitas yang memadai, pelayanan yang baik kepada pengguna jasa adalah salah satu langkah antisipatif yang dapat dilakukan di tengah berkembangnya bisnis kepelabuhanan di Indonesia khususnya di Kecamatan Kumai.

Ke depan, Pelabuhan Panglima Utar Kumai hanya akan melayani kapal penumpang, karena seluruh kegiatan bongkar muat barang akan dialihkan ke Pelabuhan Kawasan Tanjung Kalaf Bumiharjo, Kecamatan Kumai. Sebagai pelabuhan masa depan, fasilitas di Pelabuhan Kumai tetap harus memadai untuk dapat melayani pengguna jasa dengan baik. Misalnya di Pelabuhan Tanjung Kalaf Bumiharjo telah dilakukan penambahan dermaga CPO (Crude Palm Oil) III yang telah selesai pembangunannya pada Agustus Tahun 2015 lalu, dan telah dioperasikan untuk bongkar muat curah cair produk kelapa sawit.

Pekerjaan penambahan dermaga di antara dermaga penumpang dan dermaga cargo Pelabuhan Kumai ini dilaksanakan mulai dilakukan akhir Oktober 2015 lalu dan proses pengerjaannya berkisar selama kurang lebih 6 bulan dengan tahapan seperti pengujian material, pengendalian kualitas material dan kualitas alat, pemancangan tiang pancang beton, pekerjaan bangunan dermaga dan yang terakhir adalah finishing.

Selama proses pengerjaan penambahan dermaga ini kendala yang dihadapi hanya berkisar pada kondisi cuaca dimana hujan deras sering terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat ini khususnya di Kecamatan Kumai terutama pada bulan Januari sampai dengan bulan April 2016 ini, namun kendala tersebut tidak begitu menghambat proses pekerjaan tersebut. Selain perpanjangan dermaga juga dilaksanakan pengerukan kolam Pelabuhan Kumai.

Rencananya, sebelum arus mudik lebaran tahun 2016 dermaga sepanjang 27 meter di Pelabuhan Kumai ini sudah dapat digunakan untuk menunjang kelancaran naik turunnya penumpang sekaligus kelancaran bongkar muat barang. Diharapkan dengan adanya penambahan dermaga ini dapat mempermudah kapal yang akan sandar sekaligus mengefisienkan kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, sehingga tetap dapat sejalan dalam mewujudkan visi dan misi untuk menciptakan pelayanan jasa kepelabuhanan yang prima dan dapat memberikan banyak manfaat bagi lingkungan sekitar. (dien).