Angkasa Pura 2

Banyak Yang Tewas Tersambar Kereta, Warga Demo Tuntut Pintu Perlintasan KA

EmplasemenRabu, 20 April 2016
Foto: Surya Online

GRESIK (BeritaTrans.com) – Warga di sekitar perlintasan tanpa palang pintu Desa Sumari, Kecamatan Duduksampean, Gresik, Jawa Timur, melakukan aksi unjuk rasa.

Mereka menuntut agar perlintas kereta api di kampungnya di beri palang pintu. Hal itu bisa dimaklumi, sebab seringkali warga sekitar jadi korban tertabrak kereta api.

Massa membuat replika mayat sebagai simbol tersambar kereta api, Selasa (19/4/2016).

Massa membentangkan poster berisi tuntutan perlintasan tanpa palang pintu diberi palang pintu.

“Pemasangan palang pintu harga mati. Sudah banyak warga menjadi korban akibat tidak ada palang pintu,” kata Bahrul Ghopar, warga Desa Tambakrejo, dalam orasinya seperti dikutip Surya (TRIBUNnews.com Network).

Massa juga menggelar teaterikal sebagai korban terlindas kereta api dengan cara tidur di atas rel kereta api tanpa palang pintu.

Untungnya tidak ada kereta api yang melintas. Tapi, perjuangan di bawah terik matahari untuk mendapatkan palang pintu terus diperjuangkan oleh warga. (ani).

loading...