Angkasa Pura 2

Pusbang SDM Perhubungan Udara Fokuskan Sosialisasi dan Pemberdayaan SDM KTI

SDMRabu, 20 April 2016
Yuli-afen-sigit

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Badan Pengembangan SDM Perhubungan berkomitmen mengembangan kualitas SDM transportasi khususnya matra udara atau personel penerbangan di seluruh Indonesia, khususnya kawasan timur Indonesia (KTI). Langkah serupa juga dilakukan ke beberapa daerah yang mengalami kesenjangan di Tanah Air.

“Kita terus melakukan sosialisasi ke masyarakat termasuk Pemda dan pelaku pendidikan dan latihan (diklat) penerbangan di Tanah Air. BPSDM Perhubungan melalui Pusbang SDM Perhubungan Udara terus melakukan sosialisasi dan pembinaan ke masyarakat, termasuk membina lembaga-lembaga diklat penerbangan di Tanah Air,” kata Kepala Pusbang SDM Perhubungan Udara Yuli Sudoso Hastono,SE, S.SiT menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Rabu (20/4/2016).

Menurutnya, dalam rangka sosialisasi dan pembinaan itu, daerah KTI menjadi prioritas utama pembinaan, baik ke masyarakat agar mengerti dan lebih peduli dan bisa memilih lembaga diklat penerbangan yang terbaik. “Saat ini, banyak lembaga diklat penerbangan yang membuka kampus di ruko-ruko, dan tidak dilengkapi fasilitas diklat serta SDM yang memadahi,” kilah pejabat BPSDM Perhubungan itu.

“Banyak keluhan masyarakat disampaikan ke Pemerintah bahwa banyak lembaga diklat penerbangan di daerah yang kualitasnya tidak jelas, ijazah yang dikeluarkan juga tidak diterima pasar. Dalam kasus-kasus seperti ini, kita memberikan sosialisasi ke masyarakat agar tahu. Selanjutnya turut membina lembaga diklat agar menjadi baik, kurikulium diklatnya disempurnakan dan mutu lulusannya baik dan diterima pasar,” jelas Yuli Sudoso didampingi Kabid Pendidikan Pusbang SDM Perhubungan Udara Afen Sena,SE, M.Si.

Road Show Ke KTI

Road show tersebut, menurut Yuli Sudoso, dimaksudkan agar masyarakat tahu dan bisa memilih diklat penerbangan yang baik kualitasnya, ijazah dan lulusannya bisa diterima dunia kerja. “Belum lama ini, Tim Pusbang SDM Perhubungan Udara melakukan road show ke Kupang, Balikpapan dan Maluku Utara,” tukas dia.

Yuli Sudoso menambahkan, sosialisasi ke KTI menjadi salah satu fokus kerja Pusbang SDM Perhubungan Udara, Kemenhub RI. Selain itu, ada beberapa kampus penerbangan di KTI, seperti ATKP Makassar, BPPP Jayapura. Selain itu juga diback up kamus-kampus lainnya seperti ATKP Surabaya, BPPP Banyuwangi bahkan STPI Curug dan BPPP Curug, Tangerang Banten.

BPSDM Perhubungan dengan dana APBN sudah mendidik lebih dari 630 orang menjadi personel penerbangan terutama dari KTI. “Mereka dididik dan dipersiapkan menjadi personel penerbangan terutama untuk mengoperasikan bandara-bandara di KTI seperti Papua dan Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, NTT dan NTB,” papar Yuli Sudoso.

“Melalui berbagai program baik diklat personel penerbangan, pembinaan tata kelola lembaga diklat serta sosialisasi mengenai pembangunan SDM penerbangan di KTI dan berbagai daerah di Indonesia diharapkan bisa meningkatkan pelayanan ke masyarakat dengan standard keselamatan tinggi serta kualitas pelayanan yang lebih baik,” tegas Yuli Sudoso.(helmi)