Angkasa Pura 2

Teken MuU Dengan STTD

Hanggoro: KA Cepat Jakarta-Bandung Gaet Perguruan Tinggi Siapkan SDM Unggul

Emplasemen SDMKamis, 21 April 2016
hanggoro-budi-wiryawan-dirut-pt-kcic_20160218_181440

BEKASI (BeritaTrans.com) – Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ir.Hanggoro Budi Wiryawan mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Tanah Air untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk mengoperasikan KA Cepat Jakarta-Bandung yang sudah mulai dibangun itu.

“Rencananya, banyak SDM yang akan kita rekrut. Kita akan bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam negeri untuk mendidik calon-calon SDM unggul itu,” kata Hanggoro menjawab BeritaTrans.com sebelum seminar di Kampus STTD Bekasi, Kamis (21/4/2016).

Dikatakan, banyak perguruan tinggi baik di Indonesia yang bisa menjadi mitra Kereta Cepat Jakarta-Bandung di bidang pengembangan SDM itu. “Salah satunya STTD Bekasi yang akan kita teken nota kerja samanya hari ini,” jelas Hanggoro.

Selain itu, lanjut dia, di lingkungan BPSDM Perhubungan juga ada Kampus API di Madiun, PKTJ Tegal bahkan ada pula BP2TD Bali, Palembang dan lainnya.

“Untuk perguruan tinggi umum, masih ada UI Jakarta, Unpad Bandung, ITS Surabaya, UGM Yogyakarta dan lainnya. Mereka baik semua dan mampu mendidik dan menyiapkan SDM unggul sesuai kebutuhan kita nanti,” tandas Hanggoro.

Menurut dia, Kereta AP Cepat Jakarta Bandung membutuhkan SDM unggul dan profesional bidang KA. Seperti diketahui, KA Cepat Jakarta-Bandung adalah yang pertama di Indonesia bahkan di ASEAN.

“Untuk itu, butuh SDM unggul dengan spesifikasi khusus. Intinya, mereka harus profesional di bidangnya, ramah iptek khususnya bidang KA. Selain itu, harus bisa melayani masyarakat dengan baik,” tandas Hanggoro.

Dia menambahkan, pada prinsipnya, semua perguruan tinggi bisa dan sangat mungkin menjalin kerja sama dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, khususnya untuk mendidik dan menyiapkan SDM itu.

“Sayang, justru civitas academika ITB Bandung yang justru menolak proyek KA Cepat Jakarta-Bandung dan dia tak mau bekerja sama dengan kita. Tapi, masih banyak perguruan tinggi yang baik dan mampu mendidik putra-putra terbaik kita menjadi operator KA Cepat itu,” tegas Hanggoro. (helmi)

loading...