Angkasa Pura 2

Rp2 Triliun Untuk Subsidi Transjakarta Tahun Ini

KoridorFriday, 22 April 2016

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta akan menganggarkan dana public service obligation (PSO) sebesar Rp2 triliun pada tahun ini. Dana PSO itu untuk memberikan subsidi bagi 200 bus TransJabodetabek yang akan beroperasi mulai pekan depan dan 400 bus Transjakarta.

Saat ini anggaran PSO dalam APBD DKI Jakarta sebesar Rp 1,6 triliun dan akan ditambah Rp 400 miliar dalam APBD Perubahan, sehingga jumlahnya menjadi Rp 2 triliun.

Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan pihaknya sudah meminta kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI agar dana PSO tersebut juga dapat digunakan untuk PSO TransJabodetabek.

“Ternyata BPKAD mengabulkan permintaan kami. BPKAD mengizinkan PSO ini dapat digunakan sebagai PSO TransJabodetabek,” kata Andri seperti dikutip beritasatu, Jumat (22/4).

Mantan camat Jatinegara ini mengungkapkan Kementerian Perhubungan telah memberikan 600 unit bus melalui operator Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD). Dari jumlah tersebut, 200 di antaranya untuk melayani penumpang di daerah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).

“Tetapi 600 unit bus tersebut dioperasikan secara bertahap. Jadi tahap awal yang akan dioperasikan baru 246 unit bus. Nah dari 246 unit tersebut, sebanyak 100 di antaranya kita operasikan menjadi bus TransJabodetabek,” ujarnya.

Dengan adanya 200 unit bus TransJabodetabek yang melayani daerah Bodetabek, Andri mengharapkan pemerintah kabupaten/kota yang menjadi mitra Pemprov DKI Jakarta dapat membantu membatasi kendaraan pribadi warganya yang ingin ke Jakarta.

“Kami berharap pemerintah daerah di Bodetabek membantu agar warganya beralih ke TransJabodetabek daripada menggunakan kendaraan pribadi. Mereka cukup membayar Rp 3.500 dari Bodetabek ke Jakarta dan sebaliknya,” jelasnya.