Angkasa Pura 2

Butuh Delapan Jalur Agar Arus Mudik Lebaran Lancar

KoridorRabu, 27 April 2016
mudik-pantura

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kajian yang dilakukan Kementrian Perekonomian tahun 2008, diperlukan 8 lajur jalan untuk mudik agar lancar. Di sisi lain, pengguna kendaraan pribadi terus naik sedang angkutan umum darat makin berkurang.

“Sementara sekarang ini baru sebagian ada jalan tol, sehingga total baru tersedia 4 lajur jika ditambah dengan jalan pantura,” kata pakar transportasi dan Ketua MTI Jawa Tengah Djoko Setijowarno kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Dikatakan, berlimpahnya penggunaan pribadi untuk mudik juga diakibatkan makin buruknya layanan transportasi umum di daerah.

“Pemudik selain pulang kampung halaman juga ingin silaturahmi ke kerabat. Dan mereka butuh saran transportasi yang baik dan memadahi saat di kampung,” jelas Djoko lagi.

Sementara, menurut Djoko, mereka tak bisa lagi mengandalkan transportasi umum. Kendaraan pribadi lah pilihannya. Mau sewa di daerah tujuan juga mahal, harga sewanya dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.

“Selain itu juga dengan membawa kendaraan pribadi sebagai simbol keberhasilan yang haruss ditunjukkan pada keluarga di kampung halaman,” papar Djoko.

Untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi yang berlebihan, tambah Djoko, bisa dilakukan dengan memperbaiki dan terus menambah kapasitas angkutan umum di Tanah Air.

“Mustahil melarang penggunaan kendaraan tanpa ada angkutan umum yang baik, nyaman dan harga terjangkau,” kilah Djoko.

Selain itu, pembangunan ruas jalan termasuk tol trans Jawa harus dipercepat. Dengan begitu, saat peak season mudik Lebaran tak terlalu padat.

“Paling tidak ada alternatif bagi pemudik untuk melintasi jalur yang terbaik dan tidak macet,” tegas Djoko.(helmi)

loading...