Angkasa Pura 2

HUT Ke-64, Pelni Mantapkan Peran Pendukung Utama Tol Laut

Dermaga Ekonomi & BisnisRabu, 27 April 2016
kapal-pelni

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Manajemen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni)akan merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-64 pada 28 April 2016. BUMN Pelayaran itu makin memantapkan perannya sebagai garda terdepan angkutan laut nasional baik untuk angkutan penumpang dan barang. Kapal-kapal Pelni menjadi bagian pendukung utama program Tol Laut yang dicanangkan Pemerintahan Jokowi-JK.

Direktur Operasi Pelni Capt. Daniel Bangonan kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, di Jakarta, Rabu (27/4/2016), mengatakan menginjak usia ke-64 tahun 2016 ini, manajemen Pelni terus memantapkan perannya sebagai BUMN sekaligus pelayanan masyarakat yang lebih baik.

“Pelni selain mengoperasikan kapal-kapal penumpang ke seluruh daerah di Tanah Air. Selain itu kapal Pelni juga menerima penugasan pemerintah terutama untuk melayani angkutan perintis dan angkutan ternak di Indonesia,” kata Daniel.

Kapal-kapal Pelni tetap setia melayani rute-rute sampai ke daerah pelosok dan perbatasan Negara Kesatuan Repunlik Indonesia (NKRI). Untuk wilayah timur Indonesia, kapal-kapal Pelni bukan hanya mengangkut penumpang tapi juga menjadi andalan angkutan logistik terutama bahan kebutuhan pokok masyarakat.

“Jika kapal Pelni datang terlambat, maka dampaknya sampai mempengaruhi pasokan dan harga kebutuhan pokok masyarakat. Bagi warga Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat mereka tetap mengandalkan kapal Pelni untuk mengangkut kebutuhan pokok masyarakat,” jelas Capt. Daniel.

Saat ini, tambah Capt. Daniel, Pelni mengoperasikan 46 kapal perintis yang merupakan penugasan dari Pemerintah melalui Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan. “Kapal perintis dari pemerintah itu dioperasikan dari 26 pangkalan di seluruh Indonesia,” tukas alumni PIP Makassar itu lagi.

Kapal-Ternak-Sapi-Camara-Priok

ANGKUT RIBUAN TERNAK
Selan itu, menurut Capt. Daniel, Pelni juga dipercaya mengoperasikan kapal ternak yang ditugaskan Pemerintah. Kapal ternak ini mengangkut ternak sapi potong dari daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) terutama Kupang.

“Kapal ternah itu melayani rute dari NTT ke berbagai pelabuhan di Jawa, seperti Surabaya Jawa Timur, Cirebon Jawa Barat dan Tanjung Priok Jakarta Utara,” tandas Capt. Daniel.

KN Camara Nusantara II salah satu kapal ternah yang dioperasikan Pelni sudah beberapa kali mengangkut ternak dari Kupang NTT ke Jawa. Sebaliknya, kapal tersebut membawa makanan ternak untuk mencukupi kebutuhan para peternak sapi di daerah NTT dan sekitarnya.

Sampai awal April 2016, menurut data Pelni sudah ribuan sapi potong yang diangkut dari NTT ke berbagai kota di Jawa. Sapi potong tersebut sementara dibawa dan ditampung di tempat penggemukan, sebelum dipotong untuk kebutuhan konsumsi daging masyarakat Indonesia. (helmi)

loading...