Angkasa Pura 2

Presiden Jokowi dan Menhub Jonan Akan Resmikan Pelabuhan Tahuna Pekan Depan

DermagaThursday, 28 April 2016

JAKARTA (beritatrans.com) – Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perhubungan Ignasius Jonan akan meresmikan Pelabuhan Tahuna di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pekan depan. Selain Pelabuhan Tahuna, akan diresmikan juga 11 pelabuhan di kawasan terluar Indonesia.

Demikian keterangan tertulis yang diterima beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans di Jakarta, Kamis (28/4/2016).

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kementerian Perhubungan mengatakan Hemi Pamurahardjo mengatakan, pembangunan pelabuhan-pelabuhan terluar tersebut adalah perwujudan pembangunan yang Indonesia sentris sebagai terjemahan dari salah satu butir dari Nawa Cita Presiden Joko Widodo.

“Yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan,” kata Hemi.

Pelabuhan Tahuna yang selesai dibangun tahun 2015 menelan dana APBN Kementerian Perhubungan sebesar Rp138.7 miliar. Pelabuhan ini dilengkapi dengan fasilitas dermaga pelayaran rakyat 90×6 m2, dermaga multipurpose 200×8 m2, dermaga baru 100×20 m2, trestle 1,2,3 sebesar 28,3×6 m2 ditambah perlebaran, trestle 4 sebesar 28,5×6 m2 ditambah perlebaran.

Dermaga Pelabuhan Tahuna memiliki kapasitas sandar kapal berukuran 5.000 DWT (Dead Weight Tonnage). Pada sisi darat Pelabuhan Tahuna juga dilengkapi sejumlah fasilitas seperti lapangan penumpukan berukuran 5.200 m², gudang, terminal penumpang, gedung perkantoran, dan sejumlah fasilitas lainnya.

Selain mendukung sarana dan prasarana transportasi laut bagi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Pelabuhan Tahuna saat ini aktif mendukung kegiatan lalu lintas komoditas tumbuhan ekspor (kopra) tujuan Philipina yang rutin setiap bulannya melalui laut.

Sebagai pelabuhan pengumpul, Pelabuhan Tahuna juga disinggahi oleh kapal pelayaran perintis dengan rute jalur R-33 yang mencakup Pelabuhan Tahuna – Mangaran – Lirung – Melonguane – Essang – Kakorotan – Karatung – Miangas – Marore – Kawio – Kawaluso – Tahuna – Kahakitang – Siau – Bitung – Siau – Makalehi – Kahakitang – Tahuna – Kawaluso – Kawio – Marore – Miangas – Karatung – Geme – Melanguane – Lirung – Mangaran – Tahuna.

Pelabuhan Tahuna juga setiap harinya melayani pelayaran ke sejumlah daerah seperti: Tahuna – Manado, Tahuna – Siau , Bitung – Tahuna –Talaud (Kapal Pelni), Makassar – Tahuna (Kapal Kargo), Surabaya – Tahuna (Kapal Kargo), Tahuna – Philipina (Kapal Kargo). Nantinya Pelabuhan Tahuna juga akan mendukung Program Tol Laut dimana Pelabuhan Tahuna masuk dalam trayek T5 tol laut.

Sedangkan 11 pelabuhan lainnya adalah Pelabuhan Laut Petta, Pelabuhan Laut Matutuang, Pelabuhan Laut Kawaluso, Pelabuhan Laut Lipang, Pelabuhan Laut Bukide, Pelabuhan Laut Kahakitang, Pelabuhan Laut Kalama, Pelabuhan Laut Buhias, Pelabuhan Laut Sawang, Pelabuhan Laut Amurang, dan Pelabuhan Laut Kawio. (aliy)