Angkasa Pura 2

Menikmati Alam Bawah Laut di Wakatobi

DestinasiJumat, 29 April 2016
Wakatobi_1_beritatrans.com

WAKATOBI (beritatrans.com) – Berkunjung ke Wakatobi, Sulawesi Tenggara, memberikan kesan tersendiri. Ada keindahan alam bawah laut yang dapat dinikmati dengan cara snorkling atau menyelam.

Bila dari Jakarta, transportasi yang dapat ditempuh ada dua macam yakni melalui moda transportasi udara dan laut. Bagi yang memiliki waktu luang lebih banyak, bisa menggunakan moda laut. Atau bisa memilih dengan pesawat udara bila memiliki waktu berlibur lebih terbatas.

Wakatobi yang merupakan singkatan dari empat nama pulau yakni Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binangko, memiliki ratusan jenis ikan dan puluhan kilometer terumbu karang dengan air laut yang bening dilengkapi pasir kecolkatan.

Salah satu tempat wisata yang dikunjungi Beritatrans selama di Wakatobi adalah Sombu Dive, di Wangi-Wangi. Suasana setelah hujan menjelang petang, tak mengurangi keinginan wisatawan untuk datang.

Tak terlalu banyak memang pengunjung yang datang, karena weekday. Warga setempat terutama anak-anak yang banyak ditemui di sana.

Wakatobi_2_beritatrans.com

Salah seorang pengunjung, Drajad mengatakan bahwa alam bawah laut di Wangi-Wangi tersebut sangat indah. Terumbu karang dan ikan hias warna-warni memberikan kesan tak terlupakan.

“Pokoknya sorga dunia, keindahannya tiada tara,” ujar Drajad kepada Beritatrans.com, Kamis (28/4/2016).

Pengunjung lainnya, Dewi mengatakan bahwa laut yang masih ‘perawan’ ini tak pernah membosankan untuk diselami.

“Setiap saya datang ke Wakatobi, sembari silaturahmi dengan keluarga, saya pasti datang ke beberapa wilayah laut di Wakatobi ini,” ungkap Dewi asal Kendari.

Di salah satu pulau, pengunjung bisa menemukan mata air 1.000. Saat laut surut, dari pantai bisa jalan kaki, karena airnya tidak tinggi. Untuk mengunjunginya, bisa dilakukan sembari menginap di Resort terbesar dan terluas di Wakatobi, tepatnya di Patuno.

Sedangkan di Tomian, pengunjung bisa menikmati danau yang berada diantara laut. Bila tak suka menyelam, bisa juga menikmati ikan duyung yang biasanya muncul di pagi hari di wilayah pulau tersebut. (omy)

loading...