Angkasa Pura 2

Pemerintah Tawarkan Pembangunan Empat Proyek Jalan Tol Ke Swasta

Ekonomi & Bisnis KoridorJumat, 29 April 2016
sejumlah-mobil-melintas-di-jalan-tol-semarang-solo

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono telah melakukan penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol, perjanjian penjaminan, dan perjanjian regres proyek jalan tol Batang-Semarang. Proyek jalan tol yang akan dibangun nanti membutuhkan investasi sampai puluhan triliun rupiah yang akan dikerjakan bersama Pemerintah dan swasta.

Setelah proyek jalan tol Batang-Semarang, pemerintah telah bersiap untuk membangun sejumlah proyek jalan tol lainnya. Proyek ini pun dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

“Yang sudah, tinggal tanda tangan tadi Manado-Bitung, Samarinda-Balikpapan, Serpong-Balaraja, yang keempat itu ini Batang-Semarang,” kata Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, kemarin.

Diperkirakan, total dana pembebasan lahan dalam empat proyek ini mencapai Rp5,3 triliun. Selain itu, juga terdapat beberapa proyek pembangunan jalan tol yang akan dilelang, yaitu Tol Serang-Penimbang dan Cikampek-Jakarta.

“Saya memprioritaskan ini, Cikampek-Jakarta elevated, sekarang kan sudah macet kayak begitu. Dari Karawang Barat sampai Jati Asih, makanya saya kejar-kejar terus,” ungkap Basuki.

Untuk diketahui, anggaran pembangunan jalan tol ini tidak lagi sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Melalui skema KPBU, pemerintah pun menggandeng pihak swasta untuk dapat melakukan pembangunan pada berbagai daerah di Indonesia.

“Selain empat ruas tol ini, kemudian SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Umbulan, Lampung, dan Semarang Barat juga akan digunakan dengan KPBU,” tegas Basuki.(dar/okz)