Angkasa Pura 2

Syahbandar Tanjung Priok Jamin Keselamatan & Keamanan Pelayaran Saat May Day

DermagaJumat, 29 April 2016
2016-04-29 09.03.52

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok memberikan jaminan keselamatan dan keamanan pelayaran, serta perlindungan lingkungan maritim walaupun berlangsung peringatan Hari Buruh (May Day).

“Kami memberikan jaminan keselamatan dan keamanan kapal, angkutan dan kru kapal selama di perairan dan kawasan Pelabuhan Tanjung Priok,” cetus Syahbandar Tanjung Priok, Sahattua P Simatupang didampingi KSOP Sunda Kelapa Bunyamin Ginting, usai apel terpadu mengantisipasi May Day, Jumat (29/4/2016) pagi.

Jaminan itu, mantan Atase Perhubungan RI di London tersebut mengemukakan merupakan bagian dari perintah Menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Laut agar pelaksanaan May Day tidak mengganggu kelancaran operasional di pelabuhan.

Untuk memberikan jaminan tersebut, syahbandar mengemukakan pihaknya menggelar apel terpadu yang melibatkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa, PLP Tanjung Priok, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok dan Distrik Navigasi Tanjung Priok.

Apel ini, dia menegaskan merupakan bagian dari agenda untuk memastikan seluruh personel, terutama yang bertugas di lapangan, siaga secara prima dalam mengantisipasi unjuk rasa yang diperkirakan akan melibatkan sekitar 3.000 buruh pelabuhan.

Selain itu, mantan Direktur Perkapalan dan Kelautan Ditjen Perhubungan Laut tersebut mengutarakan untuk mengetahui kesiapan petugas lainnya dalam agenda kongesti bila terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Sahattua menuturkan jaminan keselamatan dan keamanan dibangun pula melalui koordinasi dengan stake holder antara lain Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, TNI AL, APBM, PT Pelabuhan Indonesia II, dan INSA.

BURUH BAIK & DEMO INDAH
Mengenai aksi unjuk rasa itu sendiri, Syahbandar Tanjung Priok meyakinkan buruh akan berlaku baik. Mereka akan berunjukrasa dengan santun dan tanpa menimbulkan gangguan apapun.

“Sehingga dengan buruh bersikap dan berprilaku baik tersebut maka akan muncul demo indah. Karena itu, buruh sepatutnya meyakinkan diri bahwa berunjukrasa semestinya malah menjadi moment menyenangkan untuk semua orang,” ujar Sahattua. (dien).