Angkasa Pura 2

Antisipasi Libur Panjang, Dirjen Perhubungan Darat: Batasi Operasional Angkutan Barang

KoridorSelasa, 3 Mei 2016
images(23)


JAKARTA (BeritaTrans.com) – Antisipasi libur panjang karena libur nasional Kenaikan Isa Almasih (5/5/2016) dan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW (6/5/2016) ditambah Sabtu dan Minggu, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pudji Hartanto‎ mengirim surat edaran.

Surat Edaran tersebut tentang Pengawasan dan Pengendalian Transportasi Jalan pada Saat Libur Kenaikan Isa Almasih dan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Tahun 2016. Surat ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi, Kabupaten/Kota, Kepala Otoritas Pelabuhan Penyeberangan, dan Kepala Balai Lalu Lintas Angkutan Jalan, Sungai, Danau, dan Penyeberangan di seluruh Indonesia.‎

Dalam Surat Edaran tersebut, disebutkan bahwa antisipasi libur panjang diperlukan pengawasan yang meliputi hal-hal terkait degan aspek keselamatan, pelayanan, dan keamanan pada prasarana dan sarana transportasi jalan.

“Sementara pengendalian meliputi pembatasan operasional angkutan barang dengan manajemen rekayasa lalu lintas terhadap kepadatan lalu lintas jalan sesuai kondisi wilayahnya masing-masing,” tulis Pudji dalam surat edarannya.

Untuk pelaksanaan pembatasan operasional angkutan barang, menurut Pudji dilakukan pada jalan nasional dan jalan menuju lokasi wisata pada masing-masing wilayah. Dengan menyediakan jalan alternatif atau kantong parkir bila terjadi kepadatan lalu lintas.

“Pelaksanaan manajemen dan rekayasa lalu lintas dilakukan dengan sinergi antara Dinas Perhubungan dan Kepolisian RI untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas,” kata Pudji.

Selain itu juga perlu berkoordinasi dengan pengelola jalan tol terkait pelarangan angkutan barang yang masuk tol pada saat terjadinya peningkatan arus lalu lintas.

Selanjutnya berkoordinasi dengan instansi terkait, antisipasi terjadinya bencana alam, mensiagakan personel Dinas Perhubungan pada jalan yang berpotensi terjadi kepadatan arus lalu lintas di masing-masing wilayah.

“Semua persenonel, melaporkan pelaksanaan pengawasan dan pengendalian transportasi jalan secara berkala kepada Menteri Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat,” tulis Pudji. (omy)

loading...