Angkasa Pura 2

Kepala OP Belum Tahu ALFI Dan Aptesindo Sudah Sepakati Tarif Gudang Kargo Impor LCL

DermagaSelasa, 3 Mei 2016
20160501_100254-1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok, Bay M Hasani mengaku belum mengetahui Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) serta Asosiasi Pengusaha Tempat Penimbunan Sementara Indonesia (Aptesindo) sudah sepakat mengenai tarif pergudangan untuk kargo impor berstatus Less Than Container Load (LCL).

Bay menambahkan dalam kasus tarif pergudangan LCL , OP tidak dalam posisi harus ikut mengetahui, kecuali stake holder (ALFI, Aptesindo serta GINSI) minta OP melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tarif tersebut di lapangan.

“Kalau mereka minta baru kita buatkan Surat Keputusan (SK). Itu pun mengenai sanksinya tetap didasarkan hasil kesepakatan para stake holder yang terlibat. Kita hanya melakukan pengawasan,” kata Bay kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan Berita Trans, Selasa (3/5/2016).

Bay mengatakan OP hanya minta agar tarif kargo impor LCL yang mereka sepakati nantinya tidak membebani pemilik barang.

“Ini ada laporan kepada saya masa pemilik barang harus membayar Rp 18 juta untuk barang hanya 6 ton/m3 (cbm),” kata Bay.

Seperti diberitakan BeritaTrans. com sebelumnya, besaran tarif layanan pergudangan untuk kargo impor berstatus LCL sudah disepakati.oleh Asosiasi Pengusaha Tempat Penimbunan Sementara Indonesia (Aptesindo) sebagai penyedia jasa dan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) sebagai pengguna jasa. Besaran tarif yaitu tarif bawah Rp 90.000 dan tarif atas Rp 125.000 /ton /m3 (cbm).

Sekum DPW ALFI DKI Adil Karim Jumat (29/4/2016) mengatakan kesepakatan antara ALFI dan Aptesindo dicapai Jumat (29/4/2016) . “Tinggal menunggu perbaikan redaksi isi kesepakatan. Mudah mudahan Senin (2/5/2016) ditandatangani oleh ALFI, dan Aptesindo.

Namun, Ketua Tim Tarif Pergudangan dari ALFI , Yusril Yusuf ditanya kapan tarif tersebut diberlakukan ? Dia hanya mengatakan belum bisa memberi kepastian.

” Mudah mudahan dalam bulan ini bisa ketemu dengan GINSI,” kata Yusril Yusuf Selasa via WhatsApp. (wilam)