Angkasa Pura 2

Pesawat Cessna Tergelincir di Papua, Pengamat : Mungkin Ada Paku Atau Batu Di Landasan

Bandara KokpitSelasa, 3 Mei 2016
26497_44675_TERGELINCIR

JAKARTA (beritatrans.com) – Kejadian tergelincirnya pesawat Cessna Grand Caravan C208 B EX milik Pemda Mimika di lapangan terbang Ilaga, kemarin (2/5/2016), menurut Pengamat Penerbangan, Gerry Soejatman, harus diselidiki lebih dalam dan tidak bisa menyalahkan satu pihak saja.

Cesna tergelincir diduga lantaran ban kiri pesawat pecah saat akan melakukan pendaratan. Kemudian pilot mengambil ‎laju pesawat ke sebelah kiri landasan agar tidak mengganggu pesawat lain yang hendak mendarat.

“Biasanya bila ada kejadian seperti ini, pesawat atau operatornya  yang cepat mendapat sorotan. Terus apakah landasannya tidak bermasalah? Misalnya saja ada batu atau ‎paku tidak di sana yang menyebabkan insiden tersebut,” ujar Gerry kepada beritatrans.com, Selasa (3/5/2016).

Setiap pesawat yang akan beroperasi, menurut Gerry sudah pasti mengalami pengecekan kelaikannya terlebih dahulu. Namun begitu, bukan berarti akan benar-benar terhindar dari musibah kecelakaan.

“Selama prosedur dan limitasi dari pabrik diikuti, langkah minimalisir yang minimum sudah cukup,” kata Gerry.

Gerry menambahkan, jangan langsung menentukan siapa yang salah kalau belum tau apa salahnya‎. Semuanya harus diselidiki dengan hati-hati dan teliti.

‎Dikatakan Gerry, setiap bertransportasi memiliki risiko. Secara statistik, risiko paling rendah untuk moda transportasi adalah dengan pesawat terbang.

“Tetapi kok begitu ada apa-apa langsung paling disorot? Kecelakaan di jalan jauh lebih tinggi, tapi sorotannya tidak sebegitunya,” tutur Gerry. (omy)‎

loading...