Angkasa Pura 2

KSOP Sunda Kelapa: Kapal Sabuk Nusantara 46 Cepat Diselamatkan Dari Posisi Kandas

DermagaKamis, 5 Mei 2016
2016-05-05 15.57.37

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa, Benyamin Ginting, mengengungkapkan kapal Sabuk Nusantara 46 cepat dievakuasi dari posisi kandas.

Kapal perintis yang dioperasikan oleh PT Pelni tersebut sempat kandas di Perairan Pulau Gosong Sekati, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu, Kamis (/5/2016).

“Kapal tersebut segera diselamatkan oleh armada Polair Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Penumpangnya dipindahkan dulu dari kapal, lalu kapalnya ditarik. Dalam waktu cepat, kapal tersebut bisa dievakuasi dan kembali berlayar,” tutur Benyamin Ginting kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans.

Dia mengapresiasi kerja cepat Polair Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam memberikan pertolongan terhadap insiden tersebut.

Insiden tersebut di alur sempit pelayaran tersebut, dia mengemukakan segera diperiksa oleh marine inspector KSOP Sunda Kelapa. “Kami segera berangkat ke dermaga Pulau Pramuka untuk memeriksa fisik kapal sekaligus mempertanyakan kepada nakhoda Capt. Abas Siraju,” tuturnya.

ANGKUT WISATAWAN
Sebelumnya, Wakil Direktur (Wadir) Polair Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar ZH Dapas, kapal Sabuk Nusantara 46 mengangkut sejumlah penumpang, yang ingin berlibur wisata ke Kepulaun Seribu.

“Kapal kandas di Perairan Pulau Gosong Kepulauan Seribu Utara. Kejadian diperkirakan sekitar pukul 11.05 WIB,” ujar Dapas melalui pesan singkatnya pada VIVA.co.id.

Dapas menjelaskan, peristiwa ini bermula saat kapal yang bertolak dari Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta Utara sekitar 08.15 WIB, menuju ke Kepulauan Seribu. Kapal membawa penumpang sebanyak 115 orang.

“Rinciannya dewasa ada 113 orang, sementara anak-anak 2 orang. Sekitar pukul 09.35 WIB, kapal pun bersandar di Dermaga Timur Pulau Untung Jawa terlebih dahulu, untuk menurunkan penumpang yang bertujuan ke Pulau Untung Jawa,” ucap Dapas.

Selanjutnya, saat kapal bertolak kembali dari dermaga Pulau Untung Jawa untuk mengantar penumpang tujuan ke Pulau Pramuka, kapal itu pun terkepung karang dan sempat kandas di Perairan Pulau Gosong Sekati.

“Penumpang sempat panik lantaran takut kapal tenggelam akibat terkandas karang. Kami pun mendapat laporan akan hal itu, dan sekitar pukul 11.30 WIB, sebagian penumpang dievakuasi oleh beberapa personel dari Polsek Kepulauan Seribu, Polair Polda Metro Jaya (PMJ), dan Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Kabupaten Kepulauan Seribu, ke Kapal Kerja Sudinhubtrans, dan Kapal Patroli KP- 2008 milik Dit Polair PMJ,” ucapnya.

Dapas menambahkan, untuk sementara sebagian penumpang dievakuasi ke kapal Sudinhubtrans Kepulauan Seribu dan Kapal Ditpolair Polda Metro. Sementara untuk Kapal Sabuk Nusantara 46, kata Dapas, pihaknya mengupayakan membantu agar kapal itu lepas dari kandasnya karang.

“Setelah lepas dari karang, Kapal Sabuk Nusantara 46 pun bisa melanjutkan perjalanan. Sebagian penumpang yang dievakuasi dinaikkan kembali ke Kapal Sabuk Nusantara 46. Sekitar pukul 12.15 WIB, Kapal Sabuk Nusantara 46 kembali bisa melanjutkan perjalanannya,” kata Dapas. (aliy/dien).